SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin diduga menggelar rapat tertutup dan mengumpulkan pejabat dilingkup Pemerintah Kota Makassar.
Hal ini terungkap usai beredarnya foto undangan rapat. Dengan nomor 005/227/BU/I/2021, undangan ini ditandantangani oleh Sekda Makassar, M Ansar yang mengatasnamakan Pj Walikota.
Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar
Diketahui, rapat tertutup tersebut diadakan di Ruang Sipakatau Balai Kota Makassar, Jumat (29/1/2021).
Agenda tersebut berada diluar yang ditetapkan protokol. Diketahui, kegiatan Pj Walikota Makassar hanyalah membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Ujung Pandang.
Berdasarkan informasi yang diterima, Rudy hadir secara virtual melalui Zoom. Salah satu yang dibahas ialah pertemuan Walikota Makassar terpilih, Mohammad Ramdhan Pomanto bersama pejabat Pemkot beberapa waktu yang lalu.
Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar
“Iya, saya sempat mengintip tadi lihat ada foto pertemuannya itu waktu rapat,” ungkap salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Agus Djaja Said disebut juga hadir dalam rapat tersebut. Selain itu, ada Camat Panakukang, M Thahir Rasyid.
Diminta tanggapannya, Agus pun membenarkan jika dirinya ikut hadir. Adapun, kata dia, yang dibahas dalam rapat tersebut adalah persoalan disiplin ASN.
Baca Juga : Kolaborasi Pemkot Makassar dan ITB Nobel Diharapkan Lahirkan Inovasi Daerah
“Pak Wali mengundang ASN. Hal-hal biasa ji dibahas, masalah kedisiplinan,” kata Agus saat dihubungi.
Pasca pertemuan pejabat Pemkot bersama Danny Pomanto, beredar telaah staf yang masing ditandatangani pihak BKPSDMD, Inspektorat, dan Bagian Hukum pada 27 Januari lalu. Isinya, pejabat yang hadir dalam pertemuan itu diduga melanggar kedisiplinan ASN perihal ketaatan jam kerja.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar