Logo Sulselsatu

Warga Pinrang Mengadu ke Azhar Arsyad Soal Kelangkaan Pupuk

Asrul
Asrul

Jumat, 12 Februari 2021 17:23

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PINRANG – Anggota DPRD Sulsel, Azhar Arsyad menerima banyak keluhan dari konstituen di dapilnya soal kelangkaan pupuk.

Bahkan selama melakukan reses pada lima titik di Kabupaten Pinrang, rata-rata petani keluhkan pupuk untuk persawahan mereka.

“Selama saya reses semua warga di dapil mengeluh soal Pupuk. Hampir semua masyarakat di dapil mengeluh karena Sawah mereka butuh pupuk,” kata Azhar Arsyad, Jumat (12/2/2021).

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat

Menurut ketua fraksi PKB DPRD Sulsel itu, Pemerintah daerah dan Provinsi, dan Pemerintah Pusat seharusnya memperhatikan persoalan ini. Bahkan dia berjanji akan memperjuangakn dan menyampaikan kepada Dinas terkait saat RDP (Rapat Dengar Pendapat) di DPRD nantinya.

Dia juga mengatakan, keluhan soal pupuk juga dirasakan di daerah lain yang merupakan dapil anggota DPRD Sulsel fraksi PKB yang lain.

“Soal kelangkaan pupuk memang pemerintah harus membicarakan kebijakan distribusi serta solusi pembagian. Pupuk kimia perlu ditasi. Saya akan sampaikan saat rapat dengan Dinas terkait,” terangnya.

Baca Juga : Reses Ketua DPRD Sulsel Cicu di Pasar Terong, Warga Minta Solusi Banjir dan Pengaman Kanal

Adapun persoalan lain terkait aktivitas persawan warga tergangggu. Dimana pembangunan inftrastruktur irigasi menjadi persoalan dan menambah beban mereka.

“Kerusakan parah terjadi karena irigasi sekunder pada insfrastruktur pertanian. Hal ini dikeluhkan para petani,” ungkap Azhar.

Diketahui, adapun lima lokasi reses yakni. Titik Pertama Desa/Kelurahan Marawi, Kecamatan Tiroang. Keduadi Desa/Kel Mattunru Tunrue Kecamatan Cempa.

Baca Juga : Andre Prasetyo Tanta Janji Kawal Aspirasi Warga Mangkura soal Posyandu dan Trotoar

Titik Ketiga di Desa/Kelurahan Mangki, Kecamatan Cempa. Titik Ke Empat di Desa/Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang. Dan titik Ke Limadi Desa/Kelurahan Pallameang, Kecamatan Mattiro Sompe.

Selain keluhan soal pupuk, Ketua DPW PKB Sulsel, ini juga menemukan adanya aspirasi masyarakat di dapilnya yakni Kabupaten Pinrang terkait kebijakan Pemda menerapkan pembatasan jam malam sangat berdampak bagi usaha kecil dan menengah.

“Persoalan lain juga adalah pembatasan jam malam. Banyak masyakat kecil keluhkan karena membunuh ekonomi kecil,” jelasnya.

Baca Juga : Fauzi A Wawo Buka Akses Rumah Jabatan hingga Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat

Oelh sebab itu, Azhar menyarankan agar Pemda bekerja Paralel. Dimana protokol kesehatan diperketat, namun memberikan leluasa kepada pelaku UMKM. Hal ini demi menjamin kebutuham mereka keseharian.

Dengam begitu, ia juga menyarankan agar Pemerintah setempat mengevaluasi ulang kebijakan yang diterapkan agar tidak merugikan pelaku UMKM di daerah tersebut.

“Saya sarankan pemerintah kerja paralel. Tapi membuka ruang ekonomi bergerak. Kalau tidak mati keduanya. Kebijakan protokol kesehatan boleh diperketat, tapi nasib rakyat kecil UMKM, ada jaminan usahnya agar tidak terganggu,” saran Azhar.

Baca Juga : APT Pastikan Aspirasi Warga Bontorannu Diperjuangkan di DPRD Sulsel

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...
Ekonomi07 Agustus 2026 20:37
BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi, Dorong Digitalisasi Layanan Haji dan Ekonomi Syariah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi strategis untuk mengemb...