Logo Sulselsatu

Covid-19 Masih Tinggi, IDI Makassar Tolak Kebijakan Sekolah Tatap Muka di Sulsel

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 23 Februari 2021 14:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar menolak kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel yang tengah pertimbangkan untuk membuka sekolah tatap muka secara bertahap. Rencana ini akan dimulai ditingkat kelas XII jenjang SMA/SMK.

Ketua IDI Kota Makassar, dr Siswanto Wahab menyampaikan, pihaknya menolak dengan kebijakan sekolah tatap muka apapun alasannya. Sebab, data yang ada positif rate di Indonesia masih tinggi, berkisat 38,16.

“Artinya, 10 orang dilakukan testing swab/PCR akan ada 4 orang positif. Sulsel, masih masuk 5-7 tertinggi di Indonesia dan makassar sebagai epicentrum,” tegas Siswanto, Selasa (23/2).

Baca Juga : Organisasi Profesi Medis di Makassar Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan

Sehingga, kata Siswanto, acuan itu menjadi dasar penolakan IDI Makassar terkait sekolah tatap muka. “Mau bertahap atau sekaligus, kita tetap tolak,” ujar dokter ahli kulit ini.

Sementara, Humas IDI Kota Makassar dr Wachyudi Muchsin SH MKes, mengingatkan ada tiga poin penting untuk perhatikan masa depan anak. Yakni, hak anak hidup, hak anak sehat dan hak anak mendapatkan pendidikan.

“Guru saja belum di vaksin apalagi siswa. Siapa yang mau bertanggung jawab jika anak-anak kena Covid-19, anak-anak bisa terpapar di sekolah,” beber dr Yudi.

Baca Juga : Tanggap Bencana Pasca Pandemi, Danny Pomanto dan IDI Makassar Kolaborasi Pengendalian Outbreak Mongkypox

Belum lagi, sambung dokter Koboi–sapaan akrabnya, peserta didik bisa terkena baik saat ke sekolah atau balik dari sekolah. Dampaknya, terjadi kluster sekolah bahkan kluster keluarga semakin tinggi.

IDI Kota Makassar mendukung kebijakan yang dikeluarkan akhir tahun 2020 IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) tentang perlu adanya sejumlah hal yang diperhatikan dan dilakukan yang mencakup dukungan untuk kesehatan dan kesejahteraan anak.

Yakni penundaan pembukaan sekolah untuk kegiatan pembelajaran tatap muka sampai guru dan peserta didik semua sudah di vaksin Covid-19. Kemudian, mereka yang memiliki andil untuk menurunkan transmisi di sekolah.

Baca Juga : Bersama IDI Makassar, Danny Bahas Program Makassar Recover dan Isolasi Apung

“Idealnya untuk Sulsel, 1200-1300 setiap hari pemeriksaan swab/PCR diluar pemeriksaan penderita positif Covid-19,” ujarnya.

Setelah itu, kata dokter Yudi, imbauan terkait pendidikan disiplin hidup bersih sehat, penerapan protokol kesehatan dari rumah hingga ke sekolah. Termasuk, mempersiapkan kebutuhan penunjang kesehatan anak seperti masker, bekal makanan dan air minum, pembersih tangan, hingga rencana transportasi harus steril.

“Intinya IDI Makassar tolak kebijakan buka sekolah saat covid-19 masih tinggi di Sulsel,” tegasnya. (*)

Baca Juga : Tim Medis Dituding Untung dalam Penanganan Covid-19, IDI Makassar: Ini Fitnah

Editor: ANDI

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...