Logo Sulselsatu

Bersama Forkopimda, Wawali Parepare Hadiri Rakor Penegakan Disiplin Prokes

Asrul
Asrul

Senin, 03 Mei 2021 18:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Wakil Walikota Parepare, Pangerang Rahim menghadiri rapat koordinasi (rakor) penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan Covid-19 yang digelar Kementerian Dalam Negeri. Rakor yang diikuti Kepala Daerah dan Forkopimda ini digelar secara virtual.

Pangerang Rahim didampingi Forkopimda, seperti Kapolres, AKBP Welly Abdillah, Dandim 1405 Mallusetasi, Letkol Czi Arianto Wibowo, Kajari, Didi Haryono, dan Ketua DPRD, Andi Nurhatina di ruang kerja Wakil Walikota Parepare, Senin, (3/5/2021).

Dalam rakor itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan, hasil pertemuan ini menjadi acuan bagi kepala daerah untuk melakukan penanganan covid 19 di daerah masing-masing. Sehingga, ada tindak lanjut dengan rakor dengan forkopimda di daerah.

“Mudah-mudahan dari hasil rapat ini hendaklah nanti ditindaklanjuti oleh para kepala daerah yaitu dengan melakukan rapat koordinasi dengan melibatkan forkopimda, untuk menyikapi menahan covid 19 menjelang hari raya idul fitri,” tukas Tito.

Hal senada juga dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Munardo. Ia meminta pemerintah di daerah memberikan edukasi terkait larangan mudik ke masyarakat. Sosialisasi massif sangat diperlukan sehingga informasi tak diterima parsial. Termasuk, imbauan orang tua ke anak soal larangan ini.

“Kita minta kesadaran pemudik untuk menahan diri pulang ke kampung halaman demi kebaikan bersama,” ucap Doni.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga mengatakan, penanganan pandemi covid jelang idul fitri akan diatur sedemikian rupa. Wilayah zona kuning dan zona hijau boleh melaksanakan salat di masjid dan di lapangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dengan maksimal 50 persen dari kapasitas tempat.

“Daerah zona merah dan zona orange tidak boleh dilaksanakan di masjid maupun di lapangan. Panitia hari besar islam di daerah setempat wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing berkenaan dengan status zona penyebaran covid-19 dan pelaksanaan shalat idul fitri,” pungkasnya.

Dalam rakor itu, juga ditampilkan progres kinerja penanganan Covid-19 setiap Provinsi. Persentase kasus aktif terendah adalah Provinsi Sulawesi Selatan, sedangkan tertinggi Papua 43.30 persen.

Sementara persentase kesembuhan tertinggi Sulsel dengan capaian 97.99 persen dan terendah Papua 55.68 persen.

Terakhir, persentase kematian tertinggi Provinsi Jawa Timur 7.23 persen dan terendah Kalimantan Barat 0.58 persen.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar18 Agustus 2026 17:34
Dorong UMKM Binaan Naik Kelas, Pelindo Jasa Maritim Gelar Bazar Spesial HUT RI ke-81
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya untuk semakin mandiri dan berkembang....
Teknologi18 Agustus 2026 15:48
Lenovo IdeaPad Slim 3i Hadir dengan NPU dan Fitur AI, Harga Mulai Rp11 Jutaan
Lenovo meluncurkan IdeaPad Slim 3i 14IWC11 di Indonesia. Laptop ini menjadi perangkat pertama di Indonesia yang menggunakan prosesor Intel® Core!...
Nasional18 Agustus 2026 14:27
XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan Pascagempa NTT
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT)....
News18 Agustus 2026 14:13
Rayakan HUT RI ke-81, Bukit Baruga Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian
Bukit Baruga memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar upacara bendera di Driving Range Golf Bukit Baruga, Senin (17/8/20...