Logo Sulselsatu

Pakar Apresiasi Terobosan Taufan Pawe Tangani Covid-19

Asrul
Asrul

Rabu, 21 Juli 2021 20:50

Pakar Apresiasi Terobosan Taufan Pawe Tangani Covid-19

SULSELSATU.com, PAREPARE – Sederet pembangunan strategis terus digenjot oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare. Salah satunya menghadirkan Covid Center yang diproyeksi akan menjadi layanan kesehatan terintegritas atau terpadu.

Inisiasi dari Walikota Parepare, Taufan Pawe tersebut mendapat respons positif dari para Pakar Kesehatan khususnya pada bidang Epidemiologi. Pembangunan layanan itu sangat dinanti sebagai inovasi jangka panjang bagi penanganan penyakit menular.

Ahli Epidemiologi Unhas, Anshariadi mengungkapkan, penyediaan tempat perawatan dan isolasi memang sangat penting. Jangan dipusatkan di Kota Makassar, tetapi daerah harus berinovasi menyiapkan fasilitas covid-19.

Baca Juga : Taufan Pawe: Masjid Terapung Bj Habibie Akan Jadi Destinasi Religius di Parepare

Ia mencontohkan, bisa berupa fasilitas penyediaan hotel untuk isolasi, rusunawa, penambahan kamar Rumah Sakit (RS), hingga pembangunan Covid Center yang segera hadir di Kota Parepare.

Sponsored by MGID

“Wah itu inovasi sangat bagus yang sifatnya jangka panjang. Selain untuk Covid-19, harusnya memang dapat menjadi pusat untuk penyakit menular lainnya,” ungkapnya dengan semringah, Rabu (21/7/2021).

Wakil Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas ini berharap, Pemkot Parepare bisa menggandeng universitas sebagai upaya pengembangan. Ketika ada penyakit menular lainnya, bisa langsung dirujuk ke Covid Center Kota Parepare.

Baca Juga : Diakui Predikat KLA, Parepare Naik Kelas ke Kategori Nindya

“Kepada Pak Taufan Pawe Covid center ini sangat bagus. Tetapi sebagai tambahan saran, sembari menunggu pembangunan rampung, harus ada program-program strategis lainnya yang menjadi back up. Misalnya percepatan vaksinasi,” katanya.

Lanjut, Anshariadi juga kagum dengan Kota Parepare. Pasalnya, progres vaksinasi Parepare termasuk terbaik kedua di Sulsel. Vaksinasi dosis pertama sudah menyentuh angka 26,44 persen, sementara dosis kedua menyentuh 12,29 (Data KPCPEN per 15 Juli 2021).

“Vaksinasi Parepare mencapai data tertinggi kedua. Alhamdulillah mudah-mudahan bisa ditingkatkan. Tantangannya yaitu ketika masuk dimasyarakat umum, karena tidak semua mau divaksin dan banyak hoaks terkait vaksin,” sebutnya.

Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Sempurnakan Kota Layak Anak

“Namun vaksinasi harus terus dipercepat, saya senang karena Parepare kearah sana. Perkuat lagi sistem vaksinasi di Puskesmas, kalau bisa perbanyak lokasi vaksinasi di luar puskesmas, misal lewat sekolah, atau di masjid dengan mendata jamaah itu potensinya tinggi dan belum banyak dilakukan,” tambahnya.

Pakar Epidemiolog Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin menilai, pembangunan covid center sebagai upaya Pemkot Parepare dibawah kepemimpinan Taufan Pawe untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Tujuan besar dengan adanya covid center yakni menyiapkan layanan terpusat bagi masyarakat. Baik dari penyakit menular yang sifatnya ringan, sedang maupun berat. Itu akan terintegrasi,” jelasnya.

Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Sempurnakan Kota Layak Anak

Meski begitu, ia tetap mengimbau kepada Pemkot Parepare untuk fokus pada penanganan kasus Covid-19 yang ada saat ini. Apalagi kasus sedang melonjak.

“Perlu gerak cepat menangani dan menghambat pertumbuhan kasus baru dan melindungi orang yang sehat. Meningkatkan penggunaan masker, serta mengurangi mobilitas,” kuncinya.

Sekadar diketahui, pembangunan covid center akan terpisah dengan gedung perawatan RSUD Andi Makkasau. Adapun fasilitas yang akan ada dalam gedung ini adalah ruang isolasi ICI, ruang isolasi NICU, kamar operasi, hemodialisa, serta teknologi HEPA filter untuk menyaring udara yang terkontaminasi virus menjadi udara yang bersih dan sehat.

Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Sempurnakan Kota Layak Anak

Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Angraeny Sari menjelaskan, pembangunan covid center di RSUD A Makkasau adalah ide murni Bapak Walikota, Taufan Pawe. Beliau ingin layanan covid-19 adalah layanan terintegrasi.

“Begitu masuk akan disediakan poli screening, yang membutuhkan rawat inap juga ada, UGD akan terintegrasi. Jika membutuhkan kamar operasi, semua terintegrasi dalam satu gedung jadi khusus untuk layanan covid-19 termasuk tempat isolasi,” papar dr Renny merincikan.

Untuk peralatan, ia berharap bisa dibantu oleh Kementerian Kesehatan. Apalagi, jumlah kamar akan diperbanyak.

Baca Juga : Pemkot Parepare Komitmen Sempurnakan Kota Layak Anak

“Semua lengkap, standar bangunan juga akan sesuai dengan standar teknologi hevafilter sebagai penjernih udaranya sehingga penularan bisa diminimalisir.

Insya Allah targetnya sebelum akhir tahun 2021 bangunan sudah bisa diselesaikan,” tutupnya.

Penulis : Andi Fardi
Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Video03 Agustus 2021 23:40
VIDEO: Viral, Pengantin Dapat Kado Alat Kontrasepsi dan Tisu Magic dari Tamu Undangan
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan pasangan pengantin mendapatkan kado spesial dari teman-temannya. Dalam video terlihat sejumlah pria...
OPD03 Agustus 2021 22:14
Wakil Ketua DPRD Sulsel Sebut PPKM Tak Efektif Tekan Penyebaran Covid-19
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik level 3 maupun 4 dianggap tak efektif menekan penyebaran Covi...
Video03 Agustus 2021 21:20
VIDEO: Liang Lahat Kuburan Mengeluarkan Api, Penggali Kubur Tak Berani Mendekat
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan liang lahat yang mengeluarkan api usai digali oleh penggali kubur. Dalam video terlihat liang lahat...
Sponsored by MGID
Kesehatan03 Agustus 2021 20:15
Warga Apresiasi Unhas Gelar Vaksinasi Bagi Masyarakat Umum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Selama dua hari Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan vaksinasi Covid-19 bertempat di GOR JK Arenatorium, Kampu...