Logo Sulselsatu

Terkait Lambannya Penjemputan Jenazah Covid, Danny Pomanto: Kita Sudah Pesan 6 Ambulance untuk Membantu

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 28 Juli 2021 18:16

Walikota Makassar, Danny Pomanto.
Walikota Makassar, Danny Pomanto.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) angkat bicara terkait lambatnya pengantaran jenazah Covid 19 di Makassar yang mengantre untuk dimakamkan.

Danny mengaku persoalan tersebut merupakan persoalan yang mesti diselesaikan secara bersama dan tidak saling menyalahkan. Ia mengaku siap membantu tugas Satgas Covid-19 dengan menghadirkan mobil ambulans untuk meringankan pekerjaan provinsi.

“Jangan kita saling menyalahkan kita cari jalan keluar insya Allah kami sudah pesan mobil untuk membantu semua” kata Danny saat ditemui di pelabuhan Soekarno-Hatta, Rabu, (28/07/2021).

Baca Juga : Sempat Gagal di Tahun 2020, Pemkot Makassar Kembali Raih WTP dari BPK RI Di Bawah Kepemimpinan Danny Pomanto

Lebih lanjut, Danny mengatakan ke enam unit mobil ambulance tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua. Tiga diperuntukkan untuk pengantaran jenazah dan tiga untuk ambulance pasien.

Hal ini karena mobil jenazah tak boleh dicampur dengan pasien, Pemkot akan membeli enam unit mobil lagi.

“Mobil jenazah 3, mobil ambulans 3. Yang sudah jadi karena saya tidak sempat. Kalau itu kan butuh satu bulan. Saya cari mobil di Jakarta yang sudah jadi terkhusus untuk covid.” Jelasnya

Baca Juga : Danny Paparkan Inovasi Pemkot Makassar Pada Agenda Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Kota

Sebelumnya, Pemprov Sulsel dalam hal ini petugas Satgas Covid 19 Pemprov dr Arman mengakui jika lambannya proses penjemputan jenazah pasien Covid-19 oleh Satgas Covid-19 Provinsi Sulsel.

Ia mengaku tingkat kematian akibat Covid-19 belakangan ini cukup tinggi. Bahkan pada hari Sabtu, 24 Juli 2021 lalu, ada 21 kasus kematian yang harus diurus oleh tim.

“Hari Sabtu itu ada 21 kasus kematian. Satu jenazah itu butuh waktu sekitar dua jam. Dan hari ini, kami mengurus sembilan kematian,” ujarnya, Selasa, (27/07/2021).

Baca Juga : Wali Kota Danny Hadiri Halal Bi Halal Kerukunan Keluarga Soppeng

Untuk itu, dr Arman meminta support serta dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Paling tidak, khusus untuk rumah sakit dibawah naungan Pemkot, termasuk RSUD Daya Makassar.

“Saya sudah berkoordinasi sebelumnya dengan Wali Kota Makassar. Pemkot menyediakan tiga mobil ambulans jenazah, khusus untuk mengantar jenazah dari rumah sakit milik pemerintah kota, dan mengantar jenazah warga Kota Makassar yang meninggal di rumah,” ungkapnya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...