Logo Sulselsatu

Legislator Golkar Debbie Rusdin Sosper Kepemudaan ke Warga Tallo

Asrul
Asrul

Senin, 23 Agustus 2021 19:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Debbie Purnama Rusdin, Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Golkar kembali melakukan sosialisasi penyebarluasan perda provinsi Sulawesi Selatan No 3 Tahun 2018, Tentang pembangunan kepemudaan. Sosialisasi yang menghadirkan warga Kecamatan Tallo itu, berlangsung di Hotel Ramayana, Jalan Bawakaraeng Makassar, Senin (23/8/2021).

Debbie Rusdin menyampaikan bahwa era saat ini sangat jauh berbeda, banyak perubahan terutama perkembangan teknologi.

“Pemuda atau kaum muda yang ada sekarang sangat jauh berbeda dengan generasi dulu. Misalkan bapak dan ibu saat muda, dulu belum ada internet, anak muda sekarang sudah ada. Itu salah satu contohnya,” ucap Debbie Rusdin.

Baca Juga : Dialog dan Buka Puasa Bersama Warga Rappocini, Debbie Rusdin Ungkap Perhatiannya di Dunia Pendidikan

Debbie Rusdin menekankan ke depan kaum muda akan menghadapi tantangan yang besar, untuk itu perlu mempersiapkan diri dalal hal lapangan kerja.

“Sangat banyak perubahan. Saya sangat meyakini, ke depan kaum muda akan menghadapi tantangan yang besar. Terutama jika dikaitkan dengan kesiapan lapangan kerja. Untuk itu, pemuda perlu difasilitasi agar dapat mandiri dan menciptakan lapangan kerja,” ujar Debbie.

Untuk menciptakan pemuda yang mandiri, Debbie Rusdin mengatakan semua sudah diatur dalam Perda tentang pembangunan kepemudaan.

Baca Juga : Debbie Rusdin Ajak Anak Muda Kreatif di Tengah Pandemi

“Nah, dalam Perda ini semuanya sudah ada, tinggal bagaimana pemuda manfaatkan peluang itu dengan mengisi kegiatan yang lebih bermanfaat untuk masa depannya,” harap Debbie.

Ketua Majelis Pemuda Indonesia, Sulawesi Selatan, Imran Eka pada kesempatan itu menjelaskan bahwa wadah pemuda untuk membangun kreativitas telah diatur dalam perda kepemudaan.

“Bagaimana pemuda diberi keterampilan pelatihan, membangun organinasi sudah diatur dalam perda kepemudaan ini,” ucap Imran

Baca Juga : Putra Rusdin Abdullah, Nidal Siap Nakhodai HIPMI Makassar

Menurut Imran Eka, kenapa pengangguran terjadi karena anak muda kurang diwadahi.

“Kenapa pengangguran terjadi karena keterampilan anak muda itu kurang
diwadahi, nah inilah tujuan dari siosialisasi perda ini sebagai wadah kaum pemuda,” tutur Imran.

Sementara Ansar Manrulu, Sekjen Gerakan Pemuda Indonesia dan juga Ketum Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia Sulawesi Selatan yang juga hadir sebagai narasumber menyampaikan bahwa selain membangun fisiknya tapi juga bagaimana membangun kesadarannya tentang berbangsa dan bernegara.

Baca Juga : Sosialisasi Perda Pengarusutamaan Gender, Debbie: Perempuan Jangan kalah dengan Laki-laki

“Membangun kesadaran pemuda itu juga sangat penting, ini tentang pembangunan karakter, mental dan rasa nasionalismu terhadap bangsa ini. Pondasi untuk kepemudaan itu sangat penting,” tururnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...
Hukum01 Mei 2026 20:50
Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekelompok geng motor menyerang sebuah warung milik warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menggun...
News01 Mei 2026 20:49
PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi bisnis jan...
Hukum01 Mei 2026 20:48
Berulah Lagi, Geng Motor Keroyok Remaja Lagi Nongkrong di Pantai Losari Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pemuda yang tengah bersantai di kawasan Pantai Losari, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi korban penganiayaan...