Logo Sulselsatu

Ikut Rakornas Pengendalian Inflasi, Plt Gubernur Sulsel Akan Maksimalkan Ekspor Komoditas Pertanian

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 25 Agustus 2021 22:09

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2021 di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (25/08/2021).

Kegiatan ini mengangkat tema “Mendorong Peningkatan Peran UMKM Pangan Melalui Optimalisasi Digitalisasi untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Stabilitas Harga Pangan”.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Fadjar Majardi serta beberapa Kepala OPD Lingkup Pemprov Sulsel.

Baca Juga : VIDEO: Presiden Jokowi Ingatkan Perusahaan Tambang untuk Peduli Lingkungan

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman mengatakan, mendukung langkah Presiden untuk meningkatkan perekonomian dari komoditas pertanian. Apalagi Sulsel dikenal sebagai wilayah yang kaya akan hasil pertanian.

“Bapak Presiden meminta tim TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) agar bukan fokus masalah inflasi, juga fokus memacu produk dalam negeri untuk komoditas unggulan. Dalam rangka memperbaiki struktur ekonomi kita, seperti tanaman porang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sudirman Sulaiman mengaku Pemprov Sulsel terus memaksimalkan optimalisasi ekspor, utamanya komoditas pertanian. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Baca Juga : Presiden Jokowi Apresiasi Upaya Dekarbonisasi PT Vale Indonesia Tbk di Festival LIKE 2

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Fadjar Majardi menyampaikan, bahwa inflasi tidak bisa terlalu rendah.

“Dari sisi perkembangan harganya mungkin bagus karena harga tidak begitu naik tetapi ada indikasi bahwa permintaan kita sedang lemah. Untuk Inflasi di Sulawesi Selatan fluktuatif lebih tinggi sedikit, itu juga terkait dengan pertumbuhan di sini lebih besar daripada nasional. Jadi tingkat permintaannya juga lebih tinggi dan kita jauh melihat aktivitas masyarakatnya/mobilitasnya masih lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Presiden RI, Joko Widodo mengaku, bahwa perekonomian negara semakin membaik, namun kita harus menjaga kewaspadaan.

Baca Juga : VIDEO: Tanggapan Presiden Jokowi Soal Tewasnya Pemimpin Hamas

Kata Jokowi, saat ini diperlukan keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi.

“Perlu mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi. Bagaimana mengatur rem dan gas, penyebaran Covid-19 harus dikendalikan, masyarakat yang tentan harus dilindungi, serta daya beli masyarakat harus ditingkatkan,” jelasnya.

Jokowi menekankan beberapa hal. Salah satunya diperlukan menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga utamanya barang pokok. Serta pro-aktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh makin produktif dengan membantu produktivitas petani dan nelayan serta memperkuat UMKM.

Baca Juga : Danny Pomanto Bersama Indira Antar Presiden Jokowi Bertolak ke Jakarta Usai Kunker di Sulsel

“Manfaatkan pandemi ini untuk tingkatkan nilai tambah disektor pertanian. Selama pandemi, pertanian menjadi salah satu sektor unggulan, karena potensi pasar masih sangat besar, baik dalam negeri maupun ekspor keluar,” ungkapnya.

Jokowi pun mengaku, bahwa masih banyak potensi komoditas ekspor yang perlu dikembangkan. Misalnya porang dan sarang burung walet. Ia pun mendorong UMKM menuju digitalisasi. “Kita harus serius menggarap ini, bukan cuma meningkatkan nilai tukar petani. Namun semua harus dipersiapkan daei hulu hingga hilir. Kami juga mendoeong percepatan penyaluran KUR kepada masyarakat, khususnya bagi petani serta mempermudah akses pemasaran bagi UMKM,” pintanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar10 Agustus 2026 06:49
Kebakaran di NIPAH PARK Padam Kurang dari 30 Menit, Mal Kembali Beroperasi Normal
Kebakaran terjadi di area NIPAH PARK Makassar pada Minggu malam (9/8/2026) saat operasional mal menjelang berakhir. Api berhasil dikendalikan dalam wa...
Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...