Logo Sulselsatu

Warga Pertanyakan Nasib Stadion, Debbie Tegaskan Pembangunan Tetap Dilanjutkan

Asrul
Asrul

Minggu, 19 September 2021 14:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lapangan Sepak Bola adalah salah satu sarana bagi anak dan pemuda untuk mengembangkan bakatnya dalam dunia sepak bola.

Terbengkalainya standion Mattoanging dan Barombong menjadi pertanyaan warga saat Anggota DPRD Sulsel dari fraksi Golkar, Andi Debbie Purnama Rusdin melakukan Sosialisasi Penyebarluasan Perda Provinsi Sulsel Nomor 3 Tahun 2018, Tentang Pembangunan Kepemudaan, Minggu (19/9/2021).

“Kita ini pencinta bola Bu, tapi di Makassar ada dua Stadion Barombong dan Matoangging tidak bisa digunakan. Stadion Mattoanging sudah rata dengan tanah setelah dibongkar, yang membongkarnya harus bertanggungjawab. Saya minta dilanjutkan pembangunannya supaya kita dapat menyaksikan PSM bermain dan dapat digunakan untuk sarana pengembangan olah raga bagi pemuda di Makassar,” ungkap Abbas, Warga Pannambungan.

Baca Juga : Alasan Keluarga Penyebab Debbie Rusdin Tak Lagi Maju Caleg

Debbie Rusdin yang duduk di Komisi E DPRD Sulsel yang membidangi olahraga dan kepemudaan menegaskan bahwa pembangunan stadion kebanggaan masyarakat Sulsel itu akan tetap dilanjutkan dan dianggarkan tahun depan.

“Bersabarki pak, saya juga ini pencinta sepak bola. Pembangunan stadion tetap dilanjutkan dengan standar FIFA dan akan dianggarkan tahun depan,” kata Debbie Rusdin dihadapan warga Kecamatan Mariso saat Sosper di Red Cendrawasih Square, Jalan Cendrawasih, Makassar.

Tak hanya menjawab kegelisahan warga terkait pembangunan stadion, Debbin Rusdin dalan kesempatan itu juga mengajak pemuda agar lebih kreatif untuk membangun usaha secara mandiri di tengah tingginya pemutusan kerja (PHK) akibat Covid-19.

Baca Juga : 9 Petahana Golkar Kembali Nyaleg ke DPRD Sulsel, Berikut Komposisinya

Debbie Rusdin menyebutkan wadah untuk pengembangan potensi pemuda telah diatur Perda Provinsi Sulsel No 3 Tahun 2018, Tentang Pembangunan Kepemudaan dan Pemerintah bertanggung jawab melaksanakannya.

“Dampak Covid ini, banyak yang dapat PHK, Dimasa sekarang harus kreatif membuat usaha dengan memanfaatkan ruang pemasaran di media sosial. Jika terkendala permodalan bisa dibantu oleh pemerintah sesuai dengan Perda ini,” jelas Debbie.

Dalam Sosialisasi ini menghadirkan Narasumber Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Sulsel, Imran Eka dan Ketua Poros Pemuda Indonesia (PPI) Sulsel, Taqwa Bahar. Keduanya turut memberi motivasi kepada warga, mereka menyebut dengan ada perda tersebut dapat memberi solusi bagi kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga : Dialog dan Buka Puasa Bersama Warga Rappocini, Debbie Rusdin Ungkap Perhatiannya di Dunia Pendidikan

“Jadi konsep mengenai pemberdayaan kepemudaan sudah tertuang dalam perda kepemudaan ini. Jadi hadirnya perda dapat menghadirkan solusi bagi kehidupan bermasyarakat,” ucap Imran Eka

Sosialisasi yang digelar di tengah pandemi Covid-19 ini, tetap menerapkan protokol kesehatan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...
News06 Agustus 2026 18:23
Pelindo Gandeng Shipping Line Perkuat Jaringan Logistik Nasional Lewat PINP
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat sinergi dengan perusahaan pelayaran nasional dan internasional guna membangun jaringan logist...
Makassar06 Agustus 2026 17:42
HUT ke-102 Perumda Air Minum Makassar, Wali Kota Appi Apresiasi Komitmen Tingkatkan Pelayanan Air Bersih
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kegiatan tausiah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 di...
Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...