Logo Sulselsatu

KOMPAK Bantu Tingkatan Kualitas Pelayanan Dasar pada Dua Kabupaten di Sulsel

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 11 November 2021 16:57

Penyerahan Penghargaan Inovasi Pelayanan Dasar yang Ada di Bantaeng dan Pangkep Oleh Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel, Abdul Hayat Gani, (Sulselsatu Sri Wahyudi Astuti)
Penyerahan Penghargaan Inovasi Pelayanan Dasar yang Ada di Bantaeng dan Pangkep Oleh Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel, Abdul Hayat Gani, (Sulselsatu Sri Wahyudi Astuti)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Melalui Forum Inspirasi Sulawesi Selatan, Plt Gubernur Sulsel memberikan penghargaan inovasi kepada Bupati Bantaeng dan Bupati Pangkep.

Penghargaan ini diberikan karena berhasil melahirkan dan melaksanakan inovasi-inovasi yang berdampak pada peningkatan kualitas layanan dasar dan model pengumpulan aspirasi masyarakat.

Inovasi-inovasi yang telah teruji tersebut adalah layanan pendidikan kelas perahu yang telah membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep mengurangi jumlah anak nelayan putus sekolah dari 2,25 persen di tahun ajaran 2016-2017 menjadi di bawah 1 persen di tahun 2020.

Selain itu, ada juga inovasi perahu sehat pulau bahagia atau PSPB yang mempermudah akses masyarakat pulau di Kabupaten Pangkep dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dasar berkualitas.

Sementara itu, di Kabupaten Bantaeng, ada inovasi layanan adminduk berbasis kewenangan desa (LABKD) yang telah membantu masyarakat desa/kelurahan khususnya kelompok lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil, untuk memiliki dokumen kependudukan.

Tidak hanya itu, di Bantaeng ada juga posko aspirasi yang telah membantu penguatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjalankan peran dan fungsinya untuk menggali aspirasi dan pengaduan masyarakat untuk mendorong akuntabilitas sosial di desa.

Tim Leader KOMPAK, Anna Winoto mengatakan, seluruh inovasi ini merupakan hasil kolaborasi Pemprov Sulsel dengan Program KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat Pelayanan untuk kesejahteraan) yang merupakan kemitraan Pemerintah Indonesia dan Australia.

“Kolaborasi ini dimulai sejak 2015 dan bertujuan untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan melalui perbaikan akses dan kualitas layanan dasar, peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat miskin dan rentan” jelasnya, Kamis, (11/11/2021).

Lewat kolaborasi keduanya, menemukan solusi inovatif untuk permasalahan lokal agar bisa bermanfaat bagi sebagian masyarakat terpencil dan paling rentan di Sulsel.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Sri Wahyudi Astuti
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...