Logo Sulselsatu

DPRD Luwu Timur dan DPRD Sulsel Gelar Rapat Bersama Terkait Dana Water Lavy Belum Cair

Andi
Andi

Selasa, 16 November 2021 13:12

DPRD Luwu Timur dan DPRD Sulsel Gelar Rapat Bersama . Sulselsatu/Sucipto
DPRD Luwu Timur dan DPRD Sulsel Gelar Rapat Bersama . Sulselsatu/Sucipto

SULSELSATU.com, Luwu Timur – Tim badan anggaran DPRD Luwu Timur dan Banggar DPRD Sulsel Menggelar Rapat Bersama yang bertempat di ruang komisi C DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, pada (16/11/2021).

Dalam rapat itu, Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur Usman Sadik bersama sejumlah legislator Luwu Timur yang tergabung dalam tim Banggar berinisiatif melakukan konsultasi sekaligus mempertanyakan belum terbayarnya dana bagi hasil, Water Levy, dari Pemprov Sulsel ke pemkab Luwu Timur.

Total dana bagi hasil Water Levy yang seharusnya diterima menjadi (hak) pemkab Luwu Timur untuk triwulan kedua dan ketiga tahun 2021 ini berkisar Rp 46 Miliar.

“Bagaimana bisa dana bagi hasil pajak air permukaan (water Levy ) PT. Vale untuk kami ( Luwu Timur) pada triwulan kedua dan ketiga tahun ini belum ditransfer Propinsi ke kas daerah Luwu Timur,“ ujar Usman Sadik, wakil ketua DPRD Luwu Timur dengan nada tinggi.

“Kenapa kami ke Banggar Provinsi hari ini ? karena sudah tiga kali surat bupati Luwu Timur kepada Plt. Gubernur Sulsel yang meminta pembayaran Water Levy ke pemkab Luwu Timur belum pernah ada realisasi,” ungkap Usman.

Usman Selaku Unsur Pimpinan DPRD Luwu Timur menerangkan bahwa dalam pertemuan ini belum ada isyarat dari Pemprov Sulsel untuk membayarakan dana bagi hasil water levy tersebut.

“Yang kita sayangkan, mengapa Pemprov lebih memprioritaskan bantuan keuangan khusus ke daerah-daerah. Sementara ada kewajibannya (membayar Water Levy) ke Luwu Timur tidak ditunaikan,” Sambungnya.

Dari hasil asistensi Tim Banggar Luwu Timur ke Kemendagri beberapa waktu lalu direkomendasikan agar Pemprov Sulsel lebih memprioritaskan kewajibannya untuk membayar Water Levy ke Pemkab Luwu Timur.

“Dana Water Levy ini sudah tergambar dalam batang tubuh APBD Luwu Timur tahun 2021. Kalau dari Provinsi tidak membayarkan, maka banyak kegiatan kami yang sudah dilaksanakan tidak akan dibayarkan. Termasuk bantuan beasiswa kepada mahasiswa Luwu Timur,” terang Usman.

Terangnya, bahwa program beasiswa ini mengcover kurang lebih 15 ribu mahasiwa Luwu Timur dengan jumlah anggaran yang dibutuhkan kurang lebih Rp. 60 Miliar

“kembali saya tegaskan, jika dana Water Levy ini masih tertahan atau tidak dibayarkan, maka program beasiswa tersebut tidak dapat kami laksanakan,” tegasnya.

Dalam rapat konsultasi ini juga hadir perwakilan dan staf dinas pendapatan dan keuangan Propinsi Sulawesi-Selatan serta Banggar DPRD Propinsi Sulsel, Andi Hatta Marakarma. Sedangkan anggota Banggar Luwu Timur lainnya yang juga hadir adalah Badawi Alwi, Sarkawi A. Hamid, I Made Sariana, Wahidin Wahid dan Leonard Bongga.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Sucipto
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...