Logo Sulselsatu

Naoemi Octarina Harap Kader Dasawisma Aktif Cegah Stunting

Asrul
Asrul

Jumat, 11 Februari 2022 22:37

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarina, membuka Webinar Sosialisasi Petugas Pendamping Keluarga (PPK) dan Aplikasi ELSIMIL, Jumat (11/2/2022).

Naoemi mengatakan, Tim Penggerak PKK adalah mitra kerja pemerintah yang sangat dibutuhkan sumbangsihnya dan keterlibatannya, dalam membantu menyukseskan program pemerintah. PKK memiliki struktur yang jelas, mulai dari provinsi, kabupaten kota, hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Iapun berharap, kader dasawisma bisa lebih aktif lagi dalam setiap program PKK. Khususnya dalam pencegahan stunting.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Seperti yang pernah disampaikan Bapak Plt Gubernur, bahwa apabila ibu-ibu yang bergerak, Insyaallah programnya jalan. Karena memang ujung tombaknya ada di ibu-ibu. Khususnya kader dasawisma, harus lebih aktif lagi,” ujarnya.

Menurut Naoemi, peran PKK Provinsi dan Kabupaten Kota dalam percepatan penanganan stunting bisa dilihat dalam beberapa hal. Antara lain, ikut dalam proses percepatan penanganan stunting, penurunan angka stunting, serta melakukan pemantauan dan pengendalian serta penilaian hasil program PKK terhadap penurunan stunting.

“Program penurunan stunting tidak boleh berhenti dalam jangka waktu tertentu, tetapi terus berkelanjutan,” tegasnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

PKK, kata Naoemi, wajib mengetahui apa saja yang menjadi program pemerintah. Sehingga, PKK bisa terlibat. Salah satunya dalam program BKKBN, sebagai tim penggerak pendamping keluarga.

“Semua fokus mengikuti materi, sehingga bisa paham bagaimana mengaplikasikannya di masyarakat. Semoga kita bisa menyehatkan anak-anak kita, mulai dari pencegahan untuk menyiapkan mereka jadi generasi unggul, cerdas dan beradab,” harap Naoemi.

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Andi Ritamariani, menjelaskan, Petugas Pendamping Keluarga (PPK) terdiri atas Bidan, Kader KB, dan Kader PKK. Adapun tugas dari PPK ini adalah adalah melakukan serangkaian kegiatan terhadap keluarga yang memiliki ibu hamil, pasca salin, anak dibawah lima tahun, dan calon pengantin/calon PUS untuk deteksi dini faktor stunting dan melakukan upaya meminimalisir atau pencegahan pengaruh faktor risiko stunting.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

“Aplikasi ELSIMIL akan memudahkan kerja-kerja para petugas pendamping keluarga ini,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...
Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...