SULSELSATU.com, BARRU– Bupati Barru Suardi Saleh menghadiri acara temu bina tani yang diselenggarakan oleh sejumlah masyarakat yang tergabung dalam grup WhatsApp Mari Bertani di Dusun Batulappa, Desa Tompo, Kecamatan Barru, Ahad 20 Maret 2022.
Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar
Sebelumnya, Pertemuan yang digagas oleh lintas elemen pelaku dan pemerhati pertanian ini bertujuan untuk mendalami konsep peningkatan produksi hasil pertanian sekaligus mengkaji solusi masalah petani terkini, disamping menggagas upaya modal usaha bagi petani.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru menyampaikan terima kasih dengan adanya pertemuan ini yang diinisiasi oleh para petani dengan tema Jumpa Tani dalam Rangka Gerakan Peningkatan Pendapatan Empat Kali Lipat dengan Teknologi Padi Non Kimia (full Organik) bisa terlaksana apalagi menghadirkan sejumlah narasumber yang sesuai kompetensi,” kata Bupati Barru Suardi Saleh.
Dalam pelaksanaan program pembangunan pertanian di Kabupaten Barru terus didorong dengan berbagai terobosan dan inovasi dalam rangka peningkatan produktivitas, kualitas dan kontinuitas produksi pertanian.
Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru
“Upaya kami melalui Dinas Pertanian yang telah menyediakan sarana dan prasarana berupa benih unggul, dam parit, embung, hand traktor, cultivator, cobine Harvester semoga terus bisa meningkatkan hasil pertanian kita, sehingga upaya ini terus mendorong akan kemajuan dan kesejahteraan petani,” sebutnya.
“Petani itu pahlawan, kalau petani tidak bekerja, kita tidak bisa apa-apa, hanya di Kabuapaten Barru ada keterbatasan lahan dibandingkan daerah lain seperti Pinrang, namun demikian kita terus dorong berbagai inovasi salah satunya luas tanbah tanam, agar produksi tetap meningkat,” lanjutnya lagi.
Dirinya bersyukur beberapa tahun terakhir Pemerintah Pusat banyak salurkan bantuan yg masuk di Barru, bahkan Tahun 2022 ini Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan telah mengalokasikan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) untuk mendukung pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat Kecamatan (Konstratani), sebagai wadah dan pusat informasi terutama teknologi, pasar dan pengolahan.
Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan
Pertemuan ini menjadi istimewa dengan dihadiri pakar pertanian yang merupakan guru besar Universitas Hasanuddin yang juga putra Barru diantaranya Prof. Dr. Ir. Idris, M. Agr, dan Prof. Dr. Ir. Yunus Musa, M.Sc, yang hadir atas Insiator Pemrakarsa yakni Prof. Dr. Ir. Djuanda D, MS.
Pemaparan guru besar ini masing-masing menyampaikan materi Prof. Idris, (Konsep dasar kemajuan pertanian dari sudut pandang ekonomi), Prof. Yunus Musa (Edukasi bagaimana petani yang benar dan meningkatkan produksi panen), Prof. Djuanda D (Teknik Budidaya padi Organik).
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar