Logo Sulselsatu

Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Sulsel Tertinggi di Indonesia

Asrul
Asrul

Jumat, 22 April 2022 23:32

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan yang tertinggi di Indonesia pada tahun 2021. Angkanya mencapai 100 persen dari target yang diberikan atau mengalami kenaikan 25 persen dari tahun sebelumnya.

Meskipun sudah mencapai target, Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, tetap meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes Sulsel) menggencarkan sosialisasi pentingnya imunisasi. Pasalnya, salah satu penyebab rendahnya cakupan imunisasi adalah ketidaktahuan orangtua mengenai manfaat imunisasi secara detail.

“Kita ketahui, imunisasi untuk membangun kekebalan tubuh. Kenapa cakupan imunisasi rendah? Karna orangtua tidak mengetahui apa manfaat imunisasi secara detail, sehingga harus disosialisasikan,” kata Naoemi, saat membuka secara resmi Puncak Perayaan Pekan Imunisasi Dunia Provinsi Sulsel, di Pelataran Rumah Jabatan Gubernur, kemarin.

Baca Juga : Bupati Gowa Dikukuhkan Jadi Bunda PAUD, Literasi dan Bunda Forum Anak

Penyebab lainnya, lanjut Naoemi, adalah kurangnya pengetahuan orangtua tentang kehalalan imunisasi, serta jadwal tepat kapan anaknya harus diimunisasi. Kemudian imunisasi anak sekolah, usia berapa harus diimunisasi. Sebagian besar orangtua juga tidak mengetahui imunisasi apa saja yang gratis dan rumah sakit mana saja yang sudah kerjasama dengan pemerintah.

“Kami mengapresiasi karena sekarang sudah melibatkan PKK. Karena itu, selain sosialisasi, kami akan mendorong Ketua PKK di desa untuk memonitor pelaksanaan imunisasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, imunisasi yang harus menjadi perhatian bersama adalah Campak dan Rubella. Karena, penyakit ini bukan hanya menimpa anak-anak, tapi bisa juga menular ke ibu hamil dan membahayakan janin.

Baca Juga : Andi Indriaty Siap Lanjutkan Program PKK dan Posyandu di Sulsel

“Monitor ibu-ibu hamil yang ada supaya kita bisa pantau bagaimana pemenuhan gizinya. Dan saya mengajak semua bersinergi. Pemerintah tidak akan bisa bergerak sendiri tanpa bantuan masyarakat. Semoga kita semua bisa ambil bagian dalam membebaskan anak-anak kita dari berbagai jenis penyakit. Jangan takut anak ta diimunisasi,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kantor UNICEF Makassar, Hengky Wijaya, mengatakan, pada tahun 2020, imunisasi mengalami penurunan sejak pandemi. Namun, sejak tahun 2021, jumlah anak yang sudah diimunisasi, Sulsel yang paling tinggi di indonesia. Ini menunjukkan bagaimana seriusnya pemerintah, dan peran PKK sangat penting, terutama pelaksanaan imunisasi anak.

“Kami sejak tahun lalu mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Sekolah dan berjalan lancar. Tahun ini, kami memberikan dukungan untuk imunisasi, dan kami harap ada keterlibatan langsung PKK di semua level,” kata Hengky.

Baca Juga : Pj Ketua PKK Sulsel Terima Kunjungan Pengurus YKI, Perwosi, dan PII

Ia menjelaskan, tercatat 26 jenis penyakit yang bisa dicegah melalui imunisasi. Termasuk kematian anak dibawah usia tiga tahun, dimana di beberapa wilayah di Indonesia cukup tinggi.

“Ayo kita sama-sama bergerak meningkatkan cakupan imunisasi di Sulsel,” imbaunya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...
Ekonomi07 Agustus 2026 20:37
BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi, Dorong Digitalisasi Layanan Haji dan Ekonomi Syariah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi strategis untuk mengemb...