Logo Sulselsatu

Peran Krusial Bank di Sektor Pendidikan

Asrul
Asrul

Jumat, 06 Mei 2022 21:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – Peran perbankan sangat besar dalam mendorong perekonomian suatu bangsa. Pasalnya, selain melakukan penghimpunan dana dan menyalurkan kepada masyarakat, fungsi perbankan juga bisa mendukung kelancaran Pendidikan di Tanah Air.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Nizam menyampaikan pendidikan merupakan satu investasi yang return-nya jangka panjang dan dampaknya sangat besar terhadap kemajuan dan daya saing bangsa.

Hal ini pula menyebabkan pendidikan tinggi yang berkualitas memerlukan biaya yang tidak murah. Selain pembangunan sarana dan prasarana juga SDM untuk memberikan pendidikan yang bermutu membutuhkan investasi dan pembiayaan yang besar.

Baca Juga : BNI Tomoni Hadirkan Solusi Cerdas, Tabungan SimPel untuk Pelajar

Menurutnya, pendidikan termasuk sektor nonprofit sehingga kehadiran Lembaga keuangan, terutama perbankan, untuk menopang investasi dan pembiayaan di sektor ini sangat krusial.

“Kehadiran sistem keuangan yang bisa memberikan akses pendanaan pendidikan dengan return jangka panjang sangat dibutuhkan. Baik dalam pembiayaan investasi maupun pembiayaan penyelenggaraan pendidikan,” papar Nizam.

Dia pun tak menampik bahwa saat ini tidak banyak perbankan yang benar-benar turun mendorong sektor pendidikan dengan memberikan solusi keuangan secara langsung di perguruan tinggi.

Baca Juga : Waspadai Penipuan Online via WhatsApp, Ini Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan

Kendati demikian, dia mengapresiasi salah satu bank yang sejak lama menyasar sektor pendidikan dengan sangat serius dan agresif mendirikan kantor cabang di kampus-kampus saat ini baru PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

“BNI adalah mitra terbaik yang mengembangkan Ekosistem Finansial Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi,” sebutnya.

BNI Campus Financial Ecosystem

Baca Juga : Kembangkan Pasar BNI Xpora, BNI Menjajaki Bisnis ke Australia

Hal tersebut membuat BNI dinilai sebagai satu-satunya bank yang mendapat julukan Bank Kampus di Indonesia. Hal ini dilakukan BNI dalam upaya mendorong ekspansi program Campus Financial Ecosystem.

Per akhir 2021, dana pihak ketiga (DPK) yang terhimpun dari universitas serta lembaga pendidikan mencapai Rp12,01 triliun yang mayoritas berasal dari CASA. Dana tersebut ini terus meningkat seiring dengan ekspansi program-program BNI mengakuisisi beberapa kampus di Jawa dan Bali untuk masuk dalam program Campus Financial Ecosystem.

Adapun, Campus Financial Ecosystem merupakan program yang akan BNI fokuskan dalam memberikan solusi keuangan lengkap berbasis digital kepada nasabah lembaga universitas dan para civitas akademis kampus.

Baca Juga : BNI Griya Pertahankan Pertumbuhan Positif

Pengamat Ekonomi-Perbankan Binus University, Doddy Ariefianto sendiri mengakui BNI menjadi bank yang benar-benar eksis di dunia Pendidikan. Kehadiran BNI di kampus-kampus bahkan dirasanya telah ada sejak lama.

Tdak heran jika BNI saat ini berhasil menghimpun DPK cukup besar dari sektor pendidikan. “Ke depan tinggal bagaimana BNI bisa mengembangkan lagi potensi bisnis yang ada di dunia pendidikan. Tidak hanya semata meraih Dana Pihak Ketiga (DPK) lewat pembayaran SPP saja,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, bahwa BNI juga sudah harus mulai memikirkan potensi lain dari sektor pendidikan. Salah satu yang bisa dilakukan perbankan, dalam hal ini BNI, lanjut Doddy, yakni dengan mulai menyasar pembiayaan terkait pendidikan bagi mahasiswa dan civitas akademika.

Baca Juga : April 2023, Transaksi BNI Mobile Banking Catat Peningkatan Signifikan

“Karena inkubator bisnis ada di kampus, pembibitan teknologi ada di sana. Pembiayaan untuk mahasiswa juga tentu sangat membantu, karena banyak mahasiswa-mahasiswa yang sejauh ini kesulitan biaya untuk melanjutkan pendidikannya,” terangnya.

Setali tiga uang, Direktur Riset Center Of Reform On Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah perbankan memang perlu meningkatkan rasio CASA untuk menurunkan cost of fund. Salah satunya adalah melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi yang memiliki jumlah mahasiswa besar.

“Strategi ini sudah ditempuh oleh BNI cukup lama. Dalam posisinya sebagai Bank BUMN, BNI bisa merebut pasar PTN (perguruan tinggi negeri) sudah cukup lama,” kata Piter.

Menurut Piter, strategi serupa juga sudah diadopsi oleh beberapa bank lain melalui kerja sama dengan perguruan tinggi swasta (PTS). Namun, tidak semua bank bisa menempuh strategi tersebut.

“Karena umumnya dunia pendidikan sudah memiliki kerja sama dengan bank-bank tertentu,” jelas dia.

Secara terpisah, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menyampaikan, perseroan memiliki kerja sama sangat lama dengan banyak universitas di Indonesia.

“Tentunya Campus Financial Ecosystem akan terus kami perkuat. Ini juga merupakan salah satu program kami untuk meningkatkan DPK khususnya CASA sambil membentuk ekosistem kelembagaan yang berbasis pada solusi digital yang membantu Universitas dan civitas akademis,” kata dia.

Sebagai informasi, Campus Financial Ecosystem merupakan program yang BNI fokuskan untuk memberikan solusi keuangan lengkap berbasis digital kepada nasabah lembaga universitas dan para civitas akademika kampus. Sejauh ini BNI telah menjangkau beberapa universitas seperti UI, ITB, dan terakhir UNUD. BNI juga telah bekerja sama untuk Pelaksanaan Ujian Tulis berbasis Komputer lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi yang terdaftar hingga 125 kampus.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...