Logo Sulselsatu

14 Tahun Perjuangan Disabilitas Netra Akhirnya Terima SK PPPK Dari Gubernur Sulsel

Asrul
Asrul

Selasa, 17 Mei 2022 22:50

14 Tahun Perjuangan Disabilitas Netra Akhirnya Terima SK PPPK Dari Gubernur Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak 1669 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemprov Sulsel tahap pertama, menerima Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diserahkan langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (17/5/2022).

Salah satu peserta PPPK yang menerima SK bernama Asryanti. Perempuan yang merupakan guru di SMA Negeri 2 Luwu Timur ini merupakan peserta disabilitas sensorik atau kebutaan.

Ditemui di kediaman keluarganya di BTN Hamzy Makassar, Asrianty menceritakan pengalamannya menjalani aktivitas kesehariannya mengajar di sekolah dengan kondisi indera pengelihatannya yang kurang maksimal.

Baca Juga : BKD Sulsel Sebut Tak Adalagi Perekrutan PNS Tahun Ini, Diganti PPPK

Bahkan, Asryanti mengaku kondisinya itu tidak menjadi penghalang baginya untuk memberikan pendidikan kepada para siswa yang dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala. Saya mengabdikan diri di sekolah itu (SMA Negeri 2 Luwu Timur) sejak Januari 2009 sampai sekarang. Kepala sekolah, teman-teman guru lainnya juga cukup memberikan dukungan ke saya untuk bisa mengajar,” ucapnya.

Asrianty yang telah mengabdi selama 14 tahun tersebut juga mengaku, meskipun tidak ada sarana dan prasarana khusus yang digunakan untuk mengajar, dirinya memiliki pola sendiri dalam memberikan pelajaran kepada siswa.

Baca Juga : Setelah UMI, Giliran Unismuh Makassar Keciprat Dana Hibah Rp650 Juta Dari Pemprov

“Terkadang saya kirim file dibantu keponakan kirim ke gadget siswa. Dari situ kalau ada yang kurang jelas dipertanyakan atau saya jelaskan juga melalui papan tulis, yang bisa di tulis saya tulis, kecuali yang berupa gambar. Kalau berupa gambar, itu mi gambar yang ada di gadget itu. Karena untuk menggambarnya setengah mati,” ungkapnya.

Pola lain yang diterapkannya, kata Asrianty, jika ada siswa yang memiliki kepandaian yang menonjol maka siswa tersebutlah yang akan membantunya menjadi tutor untuk menyampaikan pelajaran.

Asryanti juga mengungkapkan, di tahun 2010 lalu dirinya pernah mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) namun gagal. “Saya pernah mendaftar CPNS di tahun 2010. Karena tidak bisa kerja soal, jadi lembaran jawaban saya kosong,” ungkapnya.

Baca Juga : BNN Puji “Sulsel Bersinar Gencarkan” Program Prioritas Andi Sudirman

Meski begitu, untuk pendaftaran PPPK jalur umum yang diikutinya ini, menjadi jalan rezeki baginya. Menurutnya, saat menjalani tes dirinya cukup terbantukan karena panitia yang menjadi pengawas ujian membantunya membacakan soal yang tertera di komputer. Sehingga, saat ini dirinya menjadi salah satu yang berhasil menjadi tenaga PPPK.

“Dan Alhamdulillah hari ini saya sangat gembira karena bisa menerima SK sebagai PPPK melalui jalur umum,” ujar wanita kelahiran Wotu, Luwu Timur, 1 Januari 1982 tersebut.

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi30 Juni 2022 16:10
Komisaris Bank Sulselbar Minta Dukungan Dewan Agar Jadi Tuan Rumah di Daerah Sendiri
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar meminta dukungan DPRD Sulsel agar bisa menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Hal...
Ekonomi30 Juni 2022 15:39
Daerah di Sulawesi yang Sudah Terapkan Beli Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina Besok 1 Juli
SULSELSATU.com – Aturan beli BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar pakai aplikasi MyPertamina sudah mulai berlaku besok 1 Juli 2022. Aturan ters...
Berita Utama30 Juni 2022 15:01
Bersiap! Beli LPG 3 Kg Harus Daftar di Aplikasi MyPertamina
SULSELSATU.com – Membeli gas LPG 3 kg kini tidak lagi bisa dengan mudah. PT Pertamina (Persero) akan memperketat pembelian LPG 3 kg yang mewajib...
Pendidikan30 Juni 2022 14:48
Rektor UNM ke Wisudawan: Tunjukkan Jati Diri Sebagai Ilmuan yang Profesional
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Untuk pertama kalinya semenjak pandemi Covid-19, upacara wisuda di Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali diseleng...