Logo Sulselsatu

Baru Capai 90 Persen, Pemkab Gowa Terus Berupaya Tingkatkan Kepesertaan BPJS Kesehatan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 24 Mei 2022 22:08

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan (dok. Pemkab Gowa)
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan (dok. Pemkab Gowa)

SULSELSATU.com, GOWA – Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Gowa baru mencapai 90,55 persen.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus mendorong kepesertaan BPJS Kesehatan terus meningkat.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, kepesertaan BPJS di Kabupaten Gowa terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun sebelumnya masyarakat yang tercover BPJS Kesehatan baru berada di angka 82 persen.

Baca Juga : RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Tidak Ada Korban Jiwa

“Insya Allah kita terus berupaya untuk bisa segera mencapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu di atas 95 persen,” katanya pada Forum Kemitraan BPJS Kesehatan dengan Pemkab Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (24/5/2022).

Selain itu, Adnan juga berharap kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan terutama di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf agar selalu ditingkatkan seperti pada alat-alat kesehatannya dan fasilitas penunjang kesehatan lainnya.

Menurutnya, hal ini penting agar mengurangi jumlah rujukan ke rumah sakit lain.

Baca Juga : Sulawesi Berlian Motor Buka Diler Mitsubishi Perdana di Gowa, Perluas Jangkauan Pasar di Sulsel

“Jadi saya minta rumah sakit untuk merencanakan pembelian alat-alat kesehatan. Betul-betul menyiapkan semua alat-alat kesehatan yang sesuai dengan standar dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Itulah yang menjadi prioritas,” terangnya.

Adnan meminta agar tahun depan alat-alat kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk dimasukkan dalam perencanaan kegiatan.

“Jadi kalau alat kesehatannya memang sifatnya mendesak, pihak rumah sakit harus mulai mempersiapkan pada persiapan alat kesehatan di 2023 mendatang. Semua alat yang dibutuhkan harus dibelanjakan agar tidak ada lagi pasien dirujuk karena alasan alat tidak ada,” harapnya.

Baca Juga : Bupati Gowa Tinjau Keluarga Miskin Ekstrem, Salurkan Bantuan Secara Langsung

Kepala BPJS Cabang Makassar, dr. Gersthy E. L. Borotoding menyebutkan, kepesertaan BPJS Kesehatan Kabupaten Gowa yaitu 90,55 persen atau 696.213 jiwa dari jumlah penduduk Kabupaten Gowa.

Terdiri dari PBI APBN sebanyak 332.737 orang, dan PBI APBD sebanyak 97.989 dengan Non PBI terdiri dari PPU sebanyak 148.152 orang, PBPU sebanyak 106.663 orang dan BP sebanyak 10.672 orang.

“Saat ini masih ada sekitar 72.655 orang yang belum menjadi peserta JKN-KIS. Inilah yang nantinya dilihat kembali. Sekiranya dari 72 ribu ini masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan pemerintah lewat kepesertaan PBI APBD yang iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah atau PBI APBN dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Baca Juga : Bupati Gowa Tinjau Layanan Puskesmas Bajeng, Pastikan Optimalisasi Gedung Baru

Kepesertaan JKN-KIS ini memang perlu didorong untuk mecapai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC). Menurutnya untuk mencapai UHC ini maka kepesertaan JKN harus mencapai 95 persen lebih.

“Harapan kami di tahun ini Kabupaten Gowa bisa juga menyusul beberapa kabupaten lainnya di wilayah kerja kami yang sudah mencapai UHC dengan kepesertaan minimal 95 persen,” harapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...
Ekonomi07 Agustus 2026 20:37
BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi, Dorong Digitalisasi Layanan Haji dan Ekonomi Syariah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi strategis untuk mengemb...