Logo Sulselsatu

VP Direktur PT Vale Tinjau Proyek Blok Bahodopi, Tegaskan Keseriusan Perusahaan Kembangkan Bisnis

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 06 Juni 2022 17:01

Vice President (VP) Director PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Adriansyah Chaniago melakukan peninjauan ke lokasi mega proyek pembangunan pabrik nikel di Blok Bahodopi, Sulawesi Tengah (dok. PT Vale)
Vice President (VP) Director PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Adriansyah Chaniago melakukan peninjauan ke lokasi mega proyek pembangunan pabrik nikel di Blok Bahodopi, Sulawesi Tengah (dok. PT Vale)

SULSELSATU.com – Vice President (VP) Director PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Adriansyah Chaniago melakukan peninjauan ke lokasi mega proyek pembangunan pabrik nikel di Blok Bahodopi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kehadirannya untuk menegaskan jika perseroan memiliki komitmen dan keseriusan untuk mempercepat proses pembangunan di lokasi tersebut.

Di Blok Bahodopi, Adriansyah Chaniago didampingi Senior Manager External Relation PT Vale Asriani Amiruddin dan Wakil Kepala Teknik Tambang (KTT) Agung.

Baca Juga : MIND ID Kawal Proyek Strategis PT Vale di Pomalaa, Fokus pada Hilirisasi Berkelanjutan

Selama berada di Bahodopi, Adriansyah Chaniago, mengunjungi area rencana pelabuhan di Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, serta mengunjungi Sambalangi, Kecamatan Bungku Pesisir menggunakan speed boat. Disana, Adriansyah Chaniago melihat lokasi rencana pembangunan pabrik nikel di Sambalagi.

Pada kesempatan tersebut, Adriansyah Chaniago menemui Bupati Morowali, Taslim untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan komitmen perusahaan menjalankan operasional di Blok Bahodopi.

Dia mengatakan, kehadirannya untuk melihat langsung lokasi rencana pembangunan pabrik di Blok Bahodopi. Apa saja yang nantinya menjadi tantangan perseroan jika pelaksanaan pembangunan pabrik akan berjalan.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel, Produksi Semester I 2026 Hampir 30 Ribu Ton

“Kehadiran saya di Blok Bahodopi untuk menegaskan jika perusahaan sangat serius mengembangkan usahanya disini. Blok Bahodopi merupakan cikal bakal pengembangan pengolahan pabrik bahan baku baterai, dan tentu butuh kesiapan matang sebelum nantinya mulai dijalankan pengerjana infrastukturnya,” ujarnya.

Tak hanya melihat lokasi pengembangan pabrik di Blok Bahodopi. Pada kesempatan itu, Adriansyah Chaniago melakukan sharing session bersama seluruh tim Blok Bahodopi dari tim proyek hingga external relation untuk mengetahui seperti apa tantangan yang dihadapi.

“Semangat tim Vale di Blok Bahodopi dalam mengawal proyek ini begitu besar, tentunya itu harus terus didukung dengan seluruh pihak termasuk stakeholder yang banyak memberikan supportnya,” katanya.

Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional

Di Blok Bahodopi tersebut, PT Vale berencana mewujudkan komitmen investasi sesuai amandemen Kontrak Karya, untuk merealisasikan proyek pembangunan pabrik pengolahan nikel di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Proyek Blok Bahodopi meliputi kontrak karya PT Vale seluas 16,395 hektar di Blok 2 dan Blok 3 Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Proyek Blok Bahodopi ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu proyek penambangan yang dilakukan oleh PT Vale dan pembangunan pabrik pengolahan atau smelter yang akan dilakukan oleh perusahan patungan yang dibentuk oleh PT Vale, Tisco dan Xinhai.

Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta

Saat ini, studi tahap akhir sedang dijalankan untuk memastikan kegiatan penambangan dapat dilakukan dengan aman, layak secara ekonomis dan memastikan ketersediaan pasokan material bijih nikel ke pabrik pengolahan.

Tahapan studi lanjutan juga sedang dijalankan oleh partner dan PT Vale untuk pembangunan pabrik pengolahan nikel beserta fasilitas pendukungnya di Sambalagi, Kabupaten Morowali.

Material bijih dari area penambangan di Bahodopi Blok 2 dan 3 akan diangkut menggunakan transportasi laut ke lokasi pabrik di Sambalagi. Proses pengurusan ijin lingkungan dan ijin-ijin lainnya saat ini sedang dilakukan.

Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing

Di Pomalaa, PT Vale bersama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company Limited telah menandatangani perjanjian kerangka kerja sama untuk mengembangkan fasilitas pengolahan High-Pressure Acid Leaching di Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara pada akhir April 2022.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...