Logo Sulselsatu

AKD DPRD Sulsel Rampung, Berikut Komposisinya

Asrul
Asrul

Senin, 13 Juni 2022 17:23

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Sulsel akhirnya selesai, seluruh fraksi telah sepakat dengan pembagian masing-masing.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, komisi A akan diberikan ke PKS (ketua), NasDem dan Golkar (wakil ketua). Lalu, komisi B Gerindra (ketua), Demokrat dan PDIP (wakil ketua).

Komisi C Demokrat (ketua), Gerindra dan PPP (wakil ketua). Komisi D NasDem (ketua), Golkar dan PKB (wakil ketua). Untuk komisi E Golkar (ketua), NasDem dan PAN (wakil ketua).

Baca Juga : Belum Sepakat! DPRD Sulsel Skors Rapat Paripurna Kenaikan Pajak Kendaraan

Selanjutnya, Banggar DPRD Sulsel akan diberikan ke PKB dan NasDem. Bamus disepakati untuk PPP dan PKS, berikutnya Bapemperda jatah fraksi PDIP, PAN dan Gerindra. Terakhir, Badan Kehormatan akan ditempati oleh Golkar bersama Demokrat.

Ketua Fraksi NasDem Ady Ansar membenarkan hal itu, dia menyampaikan posisi Andi Rachmatika Dewi tetap aman sebagai ketua komisi. Meski akan berubah dari Komisi B ke Komisi D.

“Yang tetap ibu Cicu. Kalau wakil ketua nanti kami sampaikan, yang pastinya kami tetap wakil ketua di komisi E dan wakil ketua di Komisi A,” ungkap Ady, Senin (13/6/2022).

Baca Juga : Harga Telur Anjlok, DPRD Sulsel Desak Bulog Segera Gelar Operasi Pasar

Dia menuturkan, NasDem bukan tanpa alasan tetap mempertahankan Cicu sebagai Ketua Komisi. Selain prestasinya di partai, juga dikenal memiliki kapabilitas dan pengalaman.

“Beliau berprestasi di Makassar. Mampu mendudukkan ketua dewan dan Pilwakot kemarin. Segi kompetensi kita tidak ragukan lagi,” tandas Ketua Nasdem Kepulauan Selayar ini.

Hal senada disampaikan Ketua Fraksi PDIP Andi Ansyari Mangkona, dia membenarkan pihaknya mendapatkan jatah Wakil Ketua Komisi B dan Ketua Bapemperda. Memang cuma dua posisi yang didapat fraksi beranggotakan 8 dewan ini.

Baca Juga : Gerindra di Banggar Desak Pemprov Sulsel Anggarkan Rp18 Miliar untuk Stadion Sudiang

“Iya, memang kita dapat wakil ketua di Komisi B dan Ketua Bapemperda. Kita sudah bahas itu,” kata Ansyari.

Hanya saja, ia belum menentukan siapa legislator yang menempati posisi tersebut. Ia mengaku baru akan membahasnya dalam waktu dekat ini.

“Belum kita tentukan. Kita belum rapatkan di fraksi. Tapi dalam waktu dekat, kita akan tunjuk siapa-siapa yang menempati posisi itu,” ujarnya.

Baca Juga : Banggar DPRD Sulsel Dorong Rp18 Miliar untuk Tuntaskan Lahan Stadion Sudiang

Wakil Ketua Fraksi PKB Hengky Yasin mengatakan, pihaknya mendapat jatah sebagai Ketua Banggar dan wakil ketua komisi D, hanya saja secara tertulis belum ada siapa saja yang akan ditempatkan diposisi itu.

“Pak ketua fraksi (Azhar Arsyad) sudah menyampaikan itu, PKB dapat jatah di Banggar dan komisi D. Kan ini jabatan AKD diroling, kami 8 orang di fraksi, nanti akan diberikan ke teman yang belum mendapat jabatan 2,5 tahun sebelumnya,” jelas calon Bupati Takalar itu.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Teknologi18 Agustus 2026 15:48
Lenovo IdeaPad Slim 3i Hadir dengan NPU dan Fitur AI, Harga Mulai Rp11 Jutaan
Lenovo meluncurkan IdeaPad Slim 3i 14IWC11 di Indonesia. Laptop ini menjadi perangkat pertama di Indonesia yang menggunakan prosesor Intel® Core!...
Nasional18 Agustus 2026 14:27
XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan Pascagempa NTT
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT)....
News18 Agustus 2026 14:13
Rayakan HUT RI ke-81, Bukit Baruga Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian
Bukit Baruga memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar upacara bendera di Driving Range Golf Bukit Baruga, Senin (17/8/20...
News18 Agustus 2026 11:28
Perambahan Ilegal Tanamalia Dekati 5 Ribu Hektare, Naik Hampir Dua Kali Lipat
Eskalasi perambahan di kawasan Hutan Lindung Blok Tanamalia, Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur, dilaporkan berada pada titik paling kritis dalam enam b...