Logo Sulselsatu

Di Hadapan Komisi IV DPR RI, PT Vale Berkomitmen Akan Terapkan Good Mining Practice Sorowako di Blok Bahodopi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 17 Juli 2022 13:12

Kunjungan Anggota Komisi IV DPR RI bersama CEO PT Vale di Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis, 14 Juli 2022 lalu (dokumen: PT Vale).
Kunjungan Anggota Komisi IV DPR RI bersama CEO PT Vale di Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis, 14 Juli 2022 lalu (dokumen: PT Vale).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam menerapkan good mining practice atau praktek pertambangan berkelanjutan terus digaungkan ke sejumlah stakeholder.

Salah satunya seperti yang disampaikan CEO PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Febriany Eddy saat bertemu Anggota Komisi IV DPR RI dalam resesnya yang dilaksanakan, di Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis, 14 Juli 2022 lalu.

Anggota Komisi IV yang hadir dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Rusdi Masse.

Baca Juga : Vale Indonesia Dukung Penguatan Kapasitas Pemuda Morowali Lewat Bahopombine Youthcamp 2026

Pada kesempatan itu, CEO PT Vale, Febriany Eddy menjelaskan, operasi berbasis keberlanjutan yang telah dijalankan PT Vale nantinya juga akan diterapkan di Blok Bahodopi, Morowali, Sulteng.

Febry menggarisbawahi, meskipun eskpektasi dari berbagai pihak sangat tinggi untuk progres proyek, namun tim PT Vale tetap berpegang pada standar tertentu dan bekerja dengan kehati-hatian.

“Jika ada laporan tentang perusahaan yang sudah bekerja tapi belum punya izin, maka PT Vale sudah punya izin, tapi ‘belum bekerja’. Bekerja itu juga bukan sekadar menambang, tapi pembangunan yang menyeluruh. Misalnya membangun jalan, perimeter ditch (saluran kontrol limpasan air tambang) dan pembangunan kolam pengendapan (pond).Ini semua perlu waktu,” ungkap Febry.

Baca Juga : Vale Indonesia Bangun 16 Kolam Pengendap di IGP Pomalaa

Selain standar operasi yang akan diteruskan, Febry juga meyakinkan, bahwa standar ini sangat mungkin dijalankan sepenuhnya oleh talenta lokal. Ia juga menyebutkan komitmen dirinya jika akan membawa praktik keberlanjutan dari Sorowako ke Sulteng dan Sultra.

“Saat ini, di Luwu Timur, 99,9 persen tenaga kerja kami adalah warga negara Indonesia. Sebelum tujuh tahun, kami menargetkan ada putra/putri daerah yang dapat duduk di posisi direksi,” ungkap Febry optimistis.

Menanggapi pemaparan CEO PT Vale tentang praktik keberlanjutan, Rusdi juga berharap, standar serupa juga mampu diterapkan di area operasi di provinsi lainnya.

Baca Juga : Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia

“Saya sebagai orang Sulsel mengucapkan terima kasih. Itulah salah satu keberhasilan dan komitmen yang ditunjukkan terhadap pemerintah,” ungkap Rusdi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik06 November 2026 22:31
Ribuan Massa Padati Puncak Harlah NasDem ke-15 di Sidrap, 212 Kader Penggerak Dilantik
SULSELSATU.com, SIDRAP – Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan resmi dimulai, Jumat (6/11/2026) malam...
Metropolitan06 November 2026 21:42
AESI Ajak Jurnalis Nasional dan Daerah Kawal Proyek PLTS
SULSELSATU.com, JAKARTA – Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) menggelar Media Training bertema “Penguatan Kapasitas Media dalam Diskurs...
News06 November 2026 21:34
Vale Indonesia Dukung Penguatan Kapasitas Pemuda Morowali Lewat Bahopombine Youthcamp 2026
Ratusan pemuda mengikuti Bahopombine Youthcamp 2026 yang digelar Karang Taruna Desa Kolono pada 30 Oktober hingga 1 November 2026....
Hukum06 November 2026 19:54
Kejati Sulsel Beberkan Bukti Chat WhatsApp hingga Audit BPKP di Praperadilan Bahtiar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) membeberkan sejumlah bukti baru dalam sidang kesimpulan praperadi...