Logo Sulselsatu

PT Vale Latih Keterampilan Menjahit Perempuan di Area Pemberdayaan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 24 Juli 2022 19:03

PT Vale Latih perempuan di area penberdayaan keterampilan menjahit (dokumen: PT Vale)
PT Vale Latih perempuan di area penberdayaan keterampilan menjahit (dokumen: PT Vale)

SULSELSATU.com – Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale Indonesia Tbk bertujuan tumbuh dan memandirikan masyarakat.

PPM PT Vale kini memberikan pelatihan keterampilan menjahit di Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Morowali, Sulawesi Tengah. Pelatihan menjahit diikuti 14 orang perempuan dengan dua orang instruktur yang merupakan warga asli Bahomotefe.

Ketua Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Bahomotefe, Ferdianto mengatakan, program yang digagas PT Vale sangat bagus, karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat khususnya kaum perempuan.

Baca Juga : PT Vale Catat Laba US$43,6 Juta Triwulan Pertama 2026, Produksi Nikel 13.620 Ton

“Program ini memang bagus, dan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Para peserta yang ikut rata-rata ibu rumah tangga. Pelatihan ini memberi peluang untuk membuat mereka mandiri dan bisa menjadi sumber wirausaha,” jelasnya dalam rilis PT Vale yang diterima Sulselsatu.com, Minggu, (23/7/2022).

Sementara itu, Umma, salah seorang peserta pelatihan mengaku antusias mengikuti program ini.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, menambah keterampilan menjahit dan pengetahuan,” jelasnya.

Baca Juga : PT Vale Tingkatkan Layanan Kesehatan Morowali Lewat Service Excellence Program

Senior Manager External Relations PT Vale, Asriani Amiruddin mengapresiasi sambutan positif kepala BPD dan peserta pelatihan yang berasal dari desa Bahomatefe.

Dia menuturkan, pelatihan ini diharapkan bisa menambah skill perempuan sehingga ke depannya mereka bisa mandiri menciptakan mata pencaharian dan lapangan kerja baru.

Untuk itu, Asriani menyebutkan, program PPM ke depan akan lebih banyak kepada capacity building seperti pelatihan yang dilakukan di Desa Bahomatefe.

Baca Juga : Pekerja Perempuan di PT Vale Terus Bertambah, Capai 12,37 Persen pada 2026

pelatihan menjahit diisi dengan wawasan umum mengenai tekstil, dan praktik teknik menjahit dasar hingga menengah. Para peserta langsung praktik, karena disediakan mesin jahit listrik di lokasi pelatihan.

Seperti program-program sosial PT Vale lainnya, pelatihan menjahit ini juga berkolaborasi dengan pemangku kepentingan setempat, yakni pihak desa, kecamatan hingga kelompok PKK.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum30 April 2026 08:07
Pedagang Buah Pria di Makassar Bobol-Curi Alat Bengkel Ditangkap Saat Berjualan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria berinisial R (32), pedagang buah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi setelah m...
Makassar30 April 2026 08:02
Jelang Idul Adha, Bosowa Peduli Permudah Kurban dengan Sistem Online
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bosowa Peduli menghadirkan program bertajuk “Keberkahan Qurban” sebagai u...
Video29 April 2026 23:33
VIDEO: Prabowo Bantah Isu Indonesia Gelap, Sarankan yang Ingin Kabur Pindah ke Yaman
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menanggapi pihak yang menyebut Indonesia gelap dengan tegas. Prabowo mengatakan orang yang berkoar te...
Video29 April 2026 20:28
VIDEO: Prabowo Targetkan Perbaikan 70 Ribu Sekolah pada 2026
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan perbaikan 70 ribu sekolah pada 2026. Hal itu disampaikan saat meninjau renovasi SMAN 1 Cil...