SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) menggelar Rapat Koordinasi Nasional dan Expo Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Tahun 2022 pada 27-29 Juli yang digelar secara hybrid.
Kegiatan yang mengusung tema ‘Penguatan Peran Pusat dan Daerah Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja di Era Disrupsi Pasar Kerja’ ini, dilaksanakan dalam rangka menyamakan persepsi terkait program penempatan antara Kemnaker dan Dinas yang membidangi ketenagakerjaan di provinsi, kabupaten, dan kota.
Kepala Disnakertrans Sulsel Ardiles Saggaf yang menjadi narasumber dalan sharing sesssion bersama Kadisnakertrans Jawa Tengah, memaparkan tentang
berbagai program pembinaan, penempatan dan perluasan kesempatan kerja pada dinas tenagakerja dan transmigrasi prov sulsel.
Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel
Dalam paparannya, Ardiles menekankan tentang pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Karena terkait ketenagakerjaan, ini merupakan tanggungjawab pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya.
Pokok pembahasan yang mendapat respon positif adalah Terkait konseling terhadap pekerja yang kehilangan pekerjaan. Sebagai informasi, Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK
Ardiles mengungkapkan, dalam mendukung program JKP, Kemnaker telah melatih calon konselor yang akan bertugas membantu penerima manfaat Program JKP dalam mencari pekerjaan dan mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan para pekerja yang telah di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).
“Saat ini Disnakertrans Sulsel
telah melakukan konseling terhadap pekerja ter-PHK Penerima Bantuan Program JKP kurang lebih 200 orang dan Alhamdulillah ini sangat diapresiasi oleh Kemnaker sebagai daerah dengan jumlah peserta konseling terbanyak di Indonesia,” ungkapnya.
Berdasarkan info dari Kementerian Ketenagakerjaan, Provinsi Sulsel menjadi daerah nomor 1 atau daerah yang terbanyak dalam memberikan konseling di seluruh Indonesia.
Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo
Sekretaris Ditjen Bina Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Penta dan PKK), Eva Trisiana, sangat mengapresiasi program konseling terhadap pekerja yang kehilangan pekerjaan di Sulawesi Selatan. Menurutnya, banyak daerah yang memiliki konselor yang terlatih tapi belum melakukan konseling terhadap pekerja ter PHK.
“Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi Sulawesi Selatan sebagai daerah yang sangat aktif dalam melakukan konseling,” ucapnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar