Logo Sulselsatu

Resmi Dipolisikan Taufan Pawe, Begini Respon Kadir Halid

Asrul
Asrul

Minggu, 31 Juli 2022 12:49

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ancaman Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe yang berencana melaporkan Kadir Halid ke Polda Sulsel makin nyata.

Namun pihak Taufan Pawe tak ingin menyampaikan secara terbuka laporan tersebut, kepada awak media pun baik Taufan maupun kuasa hukumnya memilih irit bicara.

Informasi pelaporang yang dilakukan Taufan Pawe dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana saat dikonfirmasi awak media.

Baca Juga : Dugaan Pencemaran Nama Baik Taufan Pawe ke Nurdin Halid Mulai Digarap Polda Sulsel

“Iya benar,” kata Kombes Pol Komang Suartana, Minggu (31/7/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Taufan Pawe melalui kuasa hukumnya melaporkan dugaan penerbitan dokumen palsu mengatasnamakan DPD I Golkar Sulsel. Terlapor yaitu Ketua Harian Kadir Halid dan Wakil Sekretaris Irwan Muin pada Selasa (26/7/2022) lalu.

Surat yang diterbitkan Kadir Halid dan Irwan Muin berisi undangan rapat pleno tertanggal Selasa 19 Juli 2022.

Baca Juga : Tanpa Lawan, Zulham Arief Pimpin KONI Parepare Periode 2022-2026

Taufan Pawe menyebut rapat pleno kubu Kadir Halid tidak sah berdasarkan juklat nomor 4 tahun 2020. Menurutnya juklat itu mengatur secara jelas rapat pleno hanya bisa dipimpin ketua. Kedua rapat pleno agendanya harus jelas, harus tercantum dengan baik.

“Bahkan agenda tercantum dengan baik supaya persiapan pleno cukup. Undangan pleno kemarin itu hanya undangan pleno tidak ada agendanya. Saya dikonfirmasi pengurus, saya bilang itu tidak sah. Saya di Jakarta ada agenda tidak bisa hindari. Ada dari menteri,” kata Taufan Pawe di Warkop Sija, Jalan Sawerigading Kota Makassar Minggu (24/7/2022).

Selain itu kubu Taufan Pawe juga melaporkan dugaan pengerusakan kantor DPD I Golkar Sulsel pada Kamis (21/7/2022) lalu.

Baca Juga : Nurhaldin Siap Bertarung di Musda AMPI Sulsel, Zulham Arief Sebut Menarik

Kubu Taufan menilai, ada orang tak dikenal ingin masuk secara paksa ke Kantor DPD I Golkar Sulsel pada Kamis (22/7/2022) dini hari.

Merespon hal itu, Kadir Halid yanf juga Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel mengatakan tak ada yang dipalsukan pihaknya dalam undangan rapat pelno yang dia pimpin.

“Baguslah kalau dia (Taufan Pawe) melapor, apanya yang palsu, jelas disitu surat ketua harian, yang mana yang palsu,” kata Kadir.

Baca Juga : 30 September Liga Beringin Sulsel Bergulir, Dibuka Menpora Zainuddin Amali

Bahkan, Kadir menantang untuk menunjukkan aturan yang dilanggar Kadir dalam proses rapat pleno tersebut.

“Coba tunjukkan dalam PO apa ada mengatakan bahwa yang boleh bertandatangan adalah ketua. Dan ketua harian tidak boleh bertanda tangan, apalagi ini adalah surat internal bukan surat keluar. Hati-hati bisa kena pasal 317 KUHAP,” jelas mantan legislator DPRD Sulsel itu.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...