Logo Sulselsatu

DP3A Kota Makassar Bentuk Shelter Warga di Lorong Wisata

Asrul
Asrul

Kamis, 04 Agustus 2022 16:32

istimewa
istimewa

 

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Program Shelter Warga menjadi program prioritas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar.

Karenanya, pihak DP3A menggenjot pembentukan shelter warga khususnya di Lorong Wisata. Untuk hari ini, Kamis, (4/8/22) DP3A bersama para lurah dan RT/RW langsung membentuk dua shelter warga di dua Kelurahan yakni di Kelurahan Tamalanrea Jaya dan Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea.

Baca Juga : Danny Pomanto Puji Lorwis Zurich di Tamalanrea Hadirkan Perpaduan Metaverse

Hal ini bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman perempuan dan anak di lorong khususnya pada kasus tindak kekerasan.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DP3A, Hapidah Djalante mengatakan pihaknya tahun ini menargetkan pembentukan Shelter Warga di 30 kelurahan. Dimana tahun sebelumnya sudah terbentuk sebanyak di 40 titik kelurahan.

“Jadi dari 153 kelurahan di Kota Makassar baru 56 kelurahan dari berbagi kecamatan yang terbentuk shelter warga. Data ini hingga Agustus 2022,” ujarnya.

Baca Juga : Pemerintah Kecamatan Tamalanrea Pamerkan “Siporannu’ta”

Menurutnya, Shelter Warga ini satu-satunya program yang ada di Indonesia dan hanya ada di Kota Makassar.

“Banyak Pemerintah Daerah dan Kota lain yang datang belajar program kami ini. Program ini adalah kerja-kerja sosial melibatkan warga setempat yang memiliki kepedulian tinggi untuk menjadi perpanjangan tangan masyarakat jika terjadi kekerasan dan ada anak-anak yang tidak terpenuhi haknya,” paparnya.

Tak hanya pembentukan Shelter Warga, puluhan masyarakat yang hadir juga dibekali materi-materi tentang tugas, fungsi, tujuan dan bagaimana tim Shelter Warga menjadi bagian Restoratif Justice di wilayahnya.

Baca Juga : Camat Tamalanrea Perkenalkan Aplikasi “Siporannu’ta” ke Staf dan Pegawai Kecamatan

Adapun kecamatan yang sudah memiliki shelter warga di beberapa kelurahannya seperti, Kecamatan Makassar, Kecamatan Manggala, Kecamatan Tamalate, Kecamatan Tamalanrea, Kecamatan Ujung Tanah, Kecamatan Panakukkang, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Rappocini dan Kecamatan Wajo.

“Kami akan merampungkan 153 kelurahan hingga tahun 2026 mendatang. Sesuai anggaran yang tersedia,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...