Logo Sulselsatu

PLN Siap Suplai Listrik 260 MVA ke Smelter Nikel di Sulsel dan Sultra

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 21 Agustus 2022 14:37

Penandatangan MoU penyediaan listrik dari PLN kepada smelter nikel di Sulsel dan Sultra (dokumen: ist)
Penandatangan MoU penyediaan listrik dari PLN kepada smelter nikel di Sulsel dan Sultra (dokumen: ist)

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT PLN (Persero) siap memasok kebutuhan listrik di sektor industri guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi. PLN akan memasok listrik sebesar 260 Mega Volt Ampere (MVA) ke pabrik pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) di Kabupaten Bantaeng, Sulsel dan Kabupaten Kolaka, Sultra.

Kesiapan PLN tertuang dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) antara PLN dengan PT Akar Mas Smelter Indonesia (100 MVA) dan CNGR Hong Kong Material Science & Technology Co Ltd (160 MVA).

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero), Adi Priyanto menyampaikan, komitmen PLN untuk dapat memasok listrik tepat waktu sesuai jadwal yang disepakati.

Baca Juga : Sambut Kemerdekaan, PLN Beri Diskon Besar untuk Layanan Tambah Daya Listrik

“Penadatanganan ini merupakan bentuk kepercayaan dari pelanggan yang telah sepenuhnya menyerahkan urusan listrik kepada PLN dan kami terus berkomitmen untuk menjaga kepercayaan dengan baik,” pungkas Adi dalam rilis resminya, Minggu, (21/8/2022).

Adi merinci, saat ini sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan memiliki daya mampu netto 2.469 MW, beban puncak 1.499 MW, dan cadangan daya 583 MW. “Sistem ini siap untuk melayani kebutuhan listrik pelanggan industri, dan masyarakat umum,” tandasnya.

“Di wilayah kerja kami sudah ada 5 Pelanggan Tegangan Tinggi yang telah mempercayakan layanan kelistrikannya kepada PLN, dengan total daya sebesar 402,25 MVA. Selain itu, terdapat 6 pelanggan yang telah menandatangani PJTBL (Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik) dan 10 pelanggan yang menandatangani MoU, termasuk dua perusahaan ini,” jelas Adi.

Baca Juga : Semarak PLN Mobile Run 2025 Warnai Pagi Makassar, Fatmawati Rusdi Lepas Ribuan Pelari

Adi berharap di masa mendatang kerja sama dengan berbagai perusahaan tersebut bisa mendatangkan lebih banyak investor untuk masuk ke Indonesia, khususnya Sulawesi. Sehingga bisa menunjang pembangunan di daerah-daerah.

Pada kesempatan yang sama, Vice President CNGR Hong Kong Material Science & Technology Co., Ltd, Dani Widjadja menjelaskan CNGR sebagai produsen prekursor baterai terbesar di dunia telah memiliki pangsa pasar hingga 27 persen di tahun 2021.

CNGR juga telah memasuki rantai pasok untuk perusahaan kelas atas dunia termasuk Tesla, Samsung, hingga CATL (Contemporary Amprex Technology Co). Untuk itu CNGR ingin menjalin kerja sama dengan perusahaan profesional seperti PLN untuk menopang suplai listrik dalam produksinya.

Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

“Kami menyadari reputasi baik PLN sebagai penyedia listrik di Indonesia yang bisa menjangkau hingga pelosok. Ini adalah penandatanganan nota kesepahaman kedua kami dengan PLN. Kami ingin terus melanjutkan kerja sama ini dan berharap dapat menyelaraskan misi untuk mengabdikan diri pada pembangun negeri ini dan kehidupan yang lebih baik bagi umat manusia,” ujar Dani.

Sementara itu, Direktur Utama PT Akar Mas Smelter Indonesia Muh. Ichsan Sahabudin mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan PLN. Khususnya untuk suplai daya sebesar 100 MVA yang akan diberikan untuk perusahaannya.

“Dukungan PLN ini sangat berarti untuk mengurangi RAB (Rancangan Anggaran Belanja) kami. Seharusnya kami membangun pembangkit sendiri dan kami tahu betapa besar biayanya untuk itu. Sehingga kami sangat bersyukur PLN bisa menyuplai industri yang membutuhkan pembangkit,” imbuhnya.

Baca Juga : PLN Tebarkan Sukacita Bersama Panti Asuhan Murni Makassar di Hari Raya Natal 2024

Dua perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan biji nikel menargetkan pabriknya siap beroperasi di tahun 2024. Oleh karena itu PLN berkomitmen untuk dapat memasok listrik tepat waktu sesuai jadwal yang disepakati.

Pada kesempatannya, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar), Awaluddin Hafid menyampaikan rasa syukurnya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat terlaksana dengan sangat baik yang terlihat dari konsumsi listrik yang terus meningkat.

“Tugas kami adalah memastikan pasokan listrik ke seluruh pelosok, mendorong laju pertumbuhan perekonomian hingga menciptakan multiplier effect melalui kesiapan pasokan listrik untuk industri dan bisnis khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat,” terang Awaluddin.

Baca Juga : Berlaku Dua Bulan di Tahun 2025, Begini Cara dan Syarat Mendapat Diskon Listrik 50% dari PLN

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya, penandatanganan ini menjadi bukti bahwa PLN mendapat kepercayaan penuh dan siap melayani kebutuhan listrik smelter. Silahkan pelanggan fokus mengurus bisnisnya, kami akan urus pasokan listrik pelanggan,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ramadan15 Maret 2026 10:56
Festival Ramadan BKPRMI Gowa Resmi Dibuka, Wabup Dorong Pembinaan Generasi Qurani
Wakil Bupati Kabupaten Gowa Darmawangsyah Muin secara resmi membuka Festival Ramadan DPD BKPRMI Kabupaten Gowa 1447 Hijriah di Masjid Agung Syekh Yusu...
Ramadan15 Maret 2026 10:45
BKP KM Bulukumba Sulsel Berbagi dengan Warga Rentan dan Penyandang Disabilitas di Makassar
Suasana penuh kehangatan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar BKP Kerukunan Masyarakat Bulukumba Sulawesi Selatan di Makassar...
News15 Maret 2026 10:22
Bupati Gowa Dorong HMI–KOHATI Gowa Raya Berperan Aktif dalam Pembangunan Daerah
Bupati Kabupaten Gowa, Sitti Husniah Talenrang, meminta kepengurusan baru Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Gowa Raya ...
Sulsel14 Maret 2026 23:24
Kolaborasi PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Selesaikan Lahan Old Camp 23,1 Hektar
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyepakati penyelesaian permasalahan lahan Old Camp di Sorowako....