Logo Sulselsatu

Pemkab Gowa Bersama Divif 3 Kostrad Kolaborasi Turunkan Angka Stunting

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 05 Oktober 2022 20:53

Pemkab Gowa dan Divif 3 Kostrad kolaborasi bersama turunkan angka stunting (dokumen: ist)
Pemkab Gowa dan Divif 3 Kostrad kolaborasi bersama turunkan angka stunting (dokumen: ist)

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Divisi Infanteri (Divif) 3 Kostrad melakukan pencanangan kolaborasi cegah stunting di Gor Kikav 14/JJ Divif 3 Kostrad di Kecamatan Bontomarannu, Selasa (4/10/2022).

Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya bersama dalam penanganan stunting di Kabupaten Gowa. Menurutnya, penanganan stunting ini menjadi tanggung jawab bersama sehingga dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak, tidak terkecuali Divif 3 Kostrad.

“Kita tidak punya banyak waktu untuk melakukan penurunan stunting. Untuk itu, kolaborasi, kenvergensi dan semua keterpaduan program dan kegiatan diperlukan untuk melakukan pecepatan penurunan stunting, termasuk TNI dan Kepolisian di dalamnya,” kata Abd Rauf.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, Jangkau 5.000 Keluarga Berisiko

Kr Kio sapaan Wakil Bupati Gowa menjelaskan bahwa kondisi stunting bukan hanya disebabkan oleh masalah kesehatan semata, tetapi kondisi yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti faktor ekonomi, pengetahuan orang tua, ketersediaan pangan atau bahkan faktor politisi.

Olehnya itu, dalam upaya pencegahan stunting perlu dimulai dari hulu, yaitu memperhatikan kesiapan dari calon pengantin, kesehatan ibu hamil, paska salin, dan tumbuh kembang balita. Tentu dengan memperhatikan sasaran yang tepat ,diharapkan tidak akan ada lagi penambahan kasus stunting baru.

Dirinya menyebutkan pada kesempatan ini bentuk kolaborasi yang dilakukan yaitu pemberian paket makanan bagi ibu hamil dan anak usia di bawah dua tahun. Abd Rauf berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan dan semua pihak bekerja dengan bersungguh-sungguh untuk mecapai target 14 persen angka stunting di tahun 2024.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem

“Dengan semua upaya ini, saya berharap di Kabupaten Gowa dapat bersiap menyambut Indonesia Emas 2045 yang merupakan 100 tahun Indonesia merdeka dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul,” tandasnya.

Pangdivif 3 Kostrad, Mayjen TNI Dwi Darmadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pencangan kolaborasi cegah stunting ini. Menurutnya, persoalan stunting di Kabupaten Gowa membutuhkan perhatian dari semua pihak. Apalagi masa Pandemi Covid-19 banyak masyarakat ragu ke fasilitas kesehatan untuk memeriksa dan memantau status gizi anak.

“Kita berharap semua pihak yang hadir bisa menguatkan komitmen dalam menanggulangi masalah stanting di Kabupaten Gowa secara bersama-sama dan merealisasikan program yang telah direncanakan kedepan,” ungkapnya.

Baca Juga : Perumda AM Tirta Jeneberang Setor Dividen Rp3,49 Miliar ke Pemkab Gowa

Dirinya juga mengungkapkan bahwa faktor penting yang juga wajib diperhatikan agar upaya penurunan stunting dapat tepat sasaran, adalah kualitas data. Dirinya berharap perbaikan data stunting yang akan menjadi rujukan untuk perencanaan monitoring dan evaluasi intervensi stunting, hendaknya dilakukan dengan memperhatikan validitas dan akurasi data.

Tentu kata Mayjen TNI, Dwi Darmadi pengumpulan data yang baik dimulai ketika alat ukurnya sesuai standar yang ditetapkan, petugas memiliki kapasitas yang sama dan terlatih, prosedur pendataan dipenuhi.

“Masa depan kita tergantung dari aksi dan langkah kolaboratif yang kita lakukan sekarang dalam menyongsong masa depan. Kita harus optimis dan tidak boleh lengah anak anak bangasa adalah bagian masa kini dan masa depan. Saya mendukung penuh kebijakan Pemerintah Daerah guna menekan angka stunting di Kabupaten Gowa,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum20 April 2026 23:26
Putra Bupati Jeneponto Dipolisikan Usai Diduga Aniaya Pacarnya di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Putra Bupati Jeneponto berinisial RP (21) dilaporkan ke polisi usai diduga menganiaya pacarnya berinisial ND di Kota ...
Video20 April 2026 23:12
VIDEO: Anggota DPR Usulkan Panja Benih Lobster Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
SULSELSATU.com – Anggota Komisi IV DPR RI Melati mengusulkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) terkait pengelolaan Benih Bening Lobster (BBL) . ...
Makassar20 April 2026 22:11
Perumda Makassar Gandeng ESDM Sulsel Amankan Pasokan Air di Tengah Ancaman El-Nino
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar rapat koordinasi strategis bersama Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi ...
Video20 April 2026 22:04
VIDEO: Prabowo Libatkan Dosen dalam Proyek Giant Sea Wall, Perkuat Riset Nasional
SULSELSATU.com – Mendikti Saintek Brian Yuliarto menemui Presiden RI Prabowo Subianto. Pertemuan berlangsung dalam rapat terbatas di Istana Kepr...