Logo Sulselsatu

Danny Pomanto Geram Kabel Amburadul di Kota Makassar, Pengamat: Idealnya Jaringan Utilitas Disatukan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 24 Oktober 2022 18:47

Kabel amburadul di Makassar (Muhammad Junaedi / Sulselsatu.com)
Kabel amburadul di Makassar (Muhammad Junaedi / Sulselsatu.com)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kabel jaringan berbagai perusahaan di Kota Makassar dinilai sangat amburadul oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

“Coba ki lihat luar biasa semrawutnya, saya sudah suruh cabut, nda ada izinyya, tidak tertib ini kota, kacau sekali,” ungkap Danny Pomanto.

Sementara itu, Pengamat Tata Kelola Perkotaan, Jaringan Jalan dan Transportasi Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Lambang Basri Said mengatakan, masalah utilitas ini memang harus dikoordinasikan dalam satu atap, kemudian perlu dibangun dengan skema jangka panjang yang lebih sistematis.

Baca Juga : VIDEO: Danny Pomanto Menangis di Acara Perpisahan dengan ASN

Dia juga mengatakan bahwa idealnya seluruh jaringan utilitas dibangun di median jalan dimana jaringan telah disatukan baik perpipaan, jaringan optik hingga listrik berada di bawah tanah, kemudian di atasnya dibentuk jalur hijau.

Dalam setiap 200 meter jaringan yang dibangun dalam median ini harus menyeberang ke bahu jalan.

“Itu untuk masuk jaringan-jaringan rumah,” sambung Lambang Basri.

Baca Juga : Jelang Akhir Jabatan, Danny Pomanto Resmikan Tiga Proyek Strategis Pemkot Makassar

Ia menilai, sering kali pembangunan-pembangunan di bahu serta trotoar jalan masih memiliki kelemahan. Semisal dalam pelebaran jalan, masalah kabel ini ke depannya akan membuat penataannya sulit dilakukan.

Kemudian imbas dari itu adalah dikorbankan pohon-pohon peneduh. Dimna, pohon peneduh memiliki fungsi yang sangat signifikan di dalam jaringan jalan.

Selain menekan polusi, pohon-pohon di sempadan atau median jalan berfungsi sebagai peredam suara, sehingga tak bisa seenaknya saja dipotong tanpa koordinasi lebih lanjut.

Baca Juga : Danny Pomanto Siap Sambut Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Rakor Perdana Digelar Pekan Depan

“Jadi boleh ditebang asal ada kompensasinya, disitulah pentingnya koordinasi semestinya,” tegasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...