Logo Sulselsatu

Realisasi Sudah Capai 91,14 Persen, Pelindo Regional 4 Optimis Ekspor Impor Tumbuh 10 Persen Tahun 2022

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 04 November 2022 16:42

Pelabuhan Pelindo Regional 4 (dokumen: istimewa)
Pelabuhan Pelindo Regional 4 (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 optimis kinerja aktivitas ekspor atau pengiriman barang ke luar negeri tahun 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 10 persen.

Sikap ini ditunjukkan karena melihat realisasi ekspor hingga September tahun ini sudah mencapai angka 15.242 TEUs (Twenty-foot Equivalent Unit, yakni satuan kapasitas kargo). Angka ini sudah mencapai 91,14 persen dari total ekspor tahun lalu yang sebesar 16.724 TEUs.

Regional Head 4 Pelindo, Enriany Muis mengatakan, peningkatan kinerja kegiatan ekspor yang akan dicapai tahun ini tidak terlepas dari upaya perseroan pada pelayanan masing-masing jenis usaha yang dimiliki melalui anak usaha atau subholding yang terbentuk sejak Pelindo merger.

Baca Juga : Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang

“Tahun lalu Pelindo Regional 4 berhasil mencapai kinerja ekspor sebesar 16.724 TEUs. Pada posisi September 2022 ini, capaian ekspor kita sudah di angka 15.242 TEUs. Kami optimistis hingga akhir tahun nanti akan ada peningkatan 10% dari capaian kegiatan ekspor di 2021 lalu,” bebernya dalam rilis resmi, Kamis, (3/11/2022).

Menurut Enriany, capaian kinerja ekspor tertinggi hingga September tahun ini berasal dari Terminal Petikemas Makassar (TPM), yakni sebesar 10.091 TEUs. Menyusul Makassar New Port atau MNP sebanyak 3.111 TEUs, lalu Kaltim Kariangau Terminal (KKT) sebesar 1.240 TEUs, Pelindo Regional 4 Nunukan 645 TEUs, dan Pelindo Regional 4 Balikpapan sebanyak 155 TEUs.

Senada dengan pertumbuhan ekspor, Pelindo juga mematok target kenaikan sebesar 10 persen untuk kegiatan impor atau barang yang masuk melalui pelabuhan-pelabuhan kelolaan di Regional 4.

Baca Juga : Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO

“Pertumbuhan sebesar 10 persen itu dari capaian kegiatan impor tahun lalu, yakni sebanyak 18.115 TEUs. Alhamdulillah sampai dengan September tahun ini kegiatan impor di semua pelabuhan di Regional 4 sudah mencapai 12.498 TEUs atau sekitar 68,99 persen,” ujarnya.

Untuk diketahui, beberapa pelabuhan kelolaan Pelindo Regional 4 sudah di serahterima operasi kepada subholding yang sesuai dengan klaster bisnis yang dijalankan.

Dia mencontohkan Terminal Multipurpose Pelabuhan Makassar yang sudah di serahterima operasi kepada PT Pelindo Multi Terminal. Begitu juga Terminal Petikemas Makassar, Makassar New Port dan Terminal Petikemas di Pelabuhan Ambon yang juga sudah di serahterima operasikan kepada PT Pelindo Terminal Petikemas, serta beberapa pelabuhan kelolaan lainnya yang juga di serahterima operasi kepada PT Pelindo Jasa Maritim untuk pelayanan marine.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....