SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada triwulan ketiga 2022 tumbuh 5,67 persen (yoy). Capaian ini lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang tumbuh hanya 5,20 persen (yoy).
Kinerja perekonomian Sulsel terus menunjukkan perbaikan seiring dengan tren peningkatan mobilitas masyarakat dan belanja pemerintah.
Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), andil pertumbuhan terutama didorong oleh dua LU utama. LU Industri Pengolahan yang memiliki pangsa 12,68 persen tumbuh 10,01 persen (yoy).
Baca Juga : Terinspirasi Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?, Netzme Hadirkan Numofest di Makassar
Selanjutnya, LU Perdagangan yang memiliki pangsa 14,87 persen tumbuh 6,65 persen. Bank Indonesia Sulsel mencatat, perekonomian Sulsel juga didorong oleh LU Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh 37,38 persen diikuti LU Penyediaan Akomodasi Makan dan Minum sebesar 28,81 persen, dan LU Administrasi Pemerintahan dengan pertumbuhan 17,30 persen.
Kepala Perwakilan BI Sulsel Causa Iman Karana mengatakan, dari sisi pengeluaran, seluruh komponen mengalami pertumbuhan. Perekonomian Sulsel pada triwulan ketiga 2022 utamanya didorong oleh investasi yang tumbuh 7,41 persen.
“Kemudian ada konsumsi rumah tangga yang tumbuh 10,76 persen. Sementara itu, konsumsi pemerintah tumbuh 7,82 persen didorong oleh peningkatan belanja pemerintah,” bebernya.
Baca Juga : Asbisindo Sulsel Kolaborasi Bersama BI dan OJK Perkuat SDM Perbankan Syariah
Causa Iman Karana melanjutkan, pertumbuhan ekonomi Sulsel untuk keseluruhan tahun 2022 diprakirakan akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Bank Indonesia akan terus melakukan oordinasi dan sinergi bersama pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya dalam rangka menjaga momentum pemulihan ekonomi di Sulsel. Dinamika geopolitik dan perekonomian global menjadi hal yang terus dicermati.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar