SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Vale Indonesia mengundang 40 jurnalis dari berbagai area operasional meningkatkan kompetensi dan kualitas melalui Upskilling & Site Visit Media 2026 pada 26 hingga 28 Juli 2026 di Sorowako, Luwu Timur.
40 jurnalis yang diundang datang dari Makassar, Luwu Timur, Palopo, Kolaka, dan Kendari. Mereka akan mendapatkan sejumlah materi tentang investigasi dari Tempo Institute dan juga melakukan kunjungan ke site yang dikembangkan PT Vale.
Untuk memperkuat materi pelatihan, PT Vale menggandeng Tempo Institute yang membawakan sesi bertajuk “Investigasi ala Tempo”, sebagai bekal bagi para jurnalis dalam menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Baca Juga : PT Vale Hadirkan Kelas Konservasi, Wujudkan Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur
Selama dua hari pelatihan, peserta memperoleh materi pertama tentang perkembangan proyek dan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale.
Selanjutnya, peserta kemudian dibekali materi tentang engantar jurnalisme investigasi, menemukan ide liputan investigasi, teknik riset dan penelusuran fakta, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk riset dan verifikasi awal investigasi.
Pada hari berikutnya, pelatihan dilanjutkan dengan wawancara investigatif dan roleplay, menyusun narasi investigatif, panduan praktis jurnalisme data, etika dan keamanan jurnalis, serta simulasi penyusunan Terms of Reference (TOR) liputan investigasi.

Baca Juga : Menteri Investasi Rosan Roeslani Puji Praktik Pertambangan Berkelanjutan PT Vale di Morowali
Materi teknik investasi yang dipaparkan Redaktur Pelaksana Tempo Remon Dusrikan. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
Redaktur Pelaksana Tempo Remon Dusrikan mengapresiasi kepedulian PT Vale terhadap peningkatan kapasitas insan pers. Menurutnya, tidak banyak perusahaan yang secara konsisten memberikan ruang pembelajaran bagi jurnalis.
Baca Juga : Autoclave Tiba di Morowali, Proyek HPAL Sambalagi PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel Berkelanjutan
“PT Vale memiliki kepedulian untuk meningkatkan kompetensi kerja-kerja jurnalistik. Tanpa peningkatan kapasitas, masyarakat tidak akan mendapatkan informasi yang mencerahkan. Tantangan media saat ini bukan hanya persaingan dengan media sosial, tetapi juga maraknya hoaks, misinformasi, dan disinformasi,” ujarnya.
Head of External Relations PT Vale Indonesia Yusri Yunus mengatakan, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah berbagi pengetahuan, tetapi juga mempererat hubungan antara perusahaan dan media.
Menurutnya, penyelenggaraan Upskilling & Site Visit Media tahun ini bertepatan dengan momentum ulang tahun PT Vale yang ke-58.
Baca Juga : Pelabuhan Balantang PT Vale Raih Predikat Bintang Empat Green and Smart Por
“Melalui kegiatan ini kami ingin terus membangun ruang silaturahmi dan saling bertukar pikiran. Ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan program, dan kami berharap semangat keterbukaan yang selama ini dibangun dapat terus dipertahankan,” kata Yusri.
Ia menambahkan, perjalanan PT Vale dari era INCO hingga menjadi PT Vale Indonesia menunjukkan proses transformasi perusahaan yang terus bergerak ke arah positif, termasuk dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan para pemangku kepentingan.
Yusri berharap pelatihan tersebut mampu memperkuat profesionalisme jurnalis, sehingga setiap proses peliputan dan penyajian informasi dilakukan sesuai standar kerja jurnalistik.
Baca Juga : Produk UMKM Binaan PT Vale Tampil di HKG PKK Nasional dan Dekranas 2026
Melalui kolaborasi dengan Tempo Institute, PT Vale berharap para jurnalis semakin tangguh menghadapi tantangan industri media, sekaligus tetap menjunjung integritas dan tanggung jawab dalam menghasilkan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.
Salah satu peserta pelatihan asal Kolaka Noval Kurniawan menilai materi yang dihadirkan sangat berisi dan berbobot.
“Dari materi yang diberikan saya rasa sangat ‘daging’ isinya. Kemudian PT Vale dan Tempo Institute mengemasnya cukup menarik sehingga terbangun komunikasi dua arah antara pemateri dengan penerima materi,” kata Noval.
Ia berharap, ke depan PT Vale dapat terus mendukung iklim keberlanjutan baik bagi media nasional maupun lokal.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar