Logo Sulselsatu

Sekretariat DPRD Sulsel Belajar Sistem Digitalisasi Persuratan di Bali

Asrul
Asrul

Rabu, 16 November 2022 13:25

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BALI – Humas Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel bersama sejumlah awak media melakukan kunjungan ke DPRD Provinsi Bali. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk sosialisasi penguatan kemitraan bidang kehumasan.

Rombongan ini dipimpinan Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan DPRD Provinsi Sulsel Andi Amir Hamzah, dan Kepala Sub Bagian Koordinator Humas, Protokol dan Publikasi Mahyudin.

Mereka diterima Kepala Bagian Persidangan DPRD Provinsi Bali Agung Wikrama dan Kasubag Tata Usaha, Kepegawaian, Humas dan Protokol Provinsi Bali Kadek Putra Suantara.

Baca Juga : Warga Bara Baraya Timur Minta Kanal Segera Dinormalisasi

Selain membahas sistem kerjasama dengan media, humas sekretariat DPRD Provinsi Sulsel juga saling memberikan masukan terkait sistem digitalisasi administrasi kesekretariatan. DPRD Provinsi Bali telah menerapkan sistem layanan digital dalam hal persuratan.

“Kami telah menerapkan sistem digitalisasi dalam persuratan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain maupun pimpinan DPRD yang seluruhnya diproses di kantor virtual. Ini juga terkoneksi langsung dengan absensi kepegawaian,” kata Kasubag Tata Usaha, Kepegawaian, Humas dan Protokol Provinsi Bali, Kadek Putra Suantara.

Kadek Putra mengaku Provinsi Bali terlebih dahulu menerapkan sistem digitalisasi administrasi ketimbang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Semuanya terkoneksi atau tercover di handphone. Mulai dari disposisi dan persuratan, semua masuk di handphone,” ujarnya.

Baca Juga : Pengawasan di Biringkanaya, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan Bagi Konstituen PKB

Menurut Kadek Putra, sistem digitalisasi ini selaim penghematan anggaran juga memudahkan pendelegasian.”Kalau ada surat yang tidak sesuai, langsung dikembalikan. Itu pun dengan format tertentu,” jelasnya.

Lebih jauh, Kadek Putra menyatakan bahwa DPRD dan Pemerintah Provinsi Bali tidak lagi menggunakan tandatangan manual. Melainkan sistem digital.

“Kami sudah ada kerjasama dengan Badan Sandi Negara (BSN) untuk menghindari pemalsuan. Kantor virtual kami mulai Maret 2022 lalu. Jadi tinggal download saja aplikasinya,” paparnya.

Baca Juga : Turun Pengawasan di Kecamatan Wajo, Andre Terima Keluhan Kanal Dangkal

Sementara itu, Andi Amir Hamzah mengapresiasi sistem digitalisasi administrasi di sekretariat DPRD Provinsi Bali. Ia berencana mengusulkannya juga di DPRD Sulsel.

“Kami akan membawa terobosan ini untuk diterapkan di DPRD Provinsi Sulsel. Apalagi memang digitalisasi administrasi ini telah diberlakukan di Kantor Pemprov Sulsel,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...