Logo Sulselsatu

Gerak Cepat Gubernur Sulsel Atasi Banjir, Langsung Rapat Evaluasi dan Mitigasi

Asrul
Asrul

Senin, 21 November 2022 20:32

Gerak Cepat Gubernur Sulsel Atasi Banjir, Langsung Rapat Evaluasi dan Mitigasi

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman langsung merespons banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di beberapa kabupaten/kota di Sulsel.

Gubernur Sulsel langsung menggelar rapat evaluasi dan memberikan arahan terkait mitigasi atau penanggulangan bencana banjir di Rujab Gubernur Sulsel, Senin (21/11/2022).

Rapat itu dihadiri kepala Balai Besar Wilayah Sungan Pompengan Jeneberang (BBWS PJ), Dinas terkait di Pemprov Sulsel dan perwakilan Pemda Makassar, Maros dan Gowa.

Baca Juga : Anti Mager di Selayar, Gubernur Bagikan Bibit Jeruk Keprok

“Usulan kami itu untuk penambahan kolam regulasi/ retensi pada lahan 200-300 Ha dan yanggul penahan banjir,” kata Andi Sudirman.

Selain itu, dia meminta Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan evaluasi penataan ruang terutama di daerah hulu yang jadi lokasi serapan air.

“Kebijakan penataan ruang Hulu oleh masing masing kabupaten kota harus dikendalikan. Mulai dari pencegahan pembalakan hutan,” kata Andi Sudirman.

Baca Juga : Geliatkan Ekonomi, Jambore PKK Sulsel Dirangkaikan Expo UMKM

Menurut Gubernur Sulsel, hal ini akan memakan waktu perencanaan jangka panjang, dan perlu dimulai untuk bertahap agar lebih progressif.

Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Djaya Sukarno menambahkan adapun rencana lokasi penambahan kolam retensi di wilayah Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Selain berfungsi sebagai reduksi banjir, Kolam Regulasi Jambua juga berpotensi sebagai reservoir air baku.

Selain itu, dalam rapat dibahas soal wilayah Kecamatan Manggala, Makassar. Pada kondisi eksisting, lokasi ini sangat sering tergenang pada musim hujan, serta memiliki tutupan lahan berupa rawa, sawah, belukar, serta pemukiman dengan kepadatan rendah.

Baca Juga : Menhub Apresiasi Gubernur Sulsel Atas Program Bantuan Keuangan Subsidi Penerbangan Toraja -Balikpapan

“Lokasi ini direncanakan sebagai kawasan campuran, hutan kota, resapan air, dan budidaya pertanian lahan basah,” jelas Djaya Sukarno.

Berdasarkan ketinggian lahan yang diterbitkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) melalui produk DEMNAS, diperkirakan Kota Makassar berada di ketinggian +0,00 sampai +25,00 meter.

“Untuk Kota Makassar, didominasi oleh lahan dengan elevasi rendah (+0,00 sampai +5,00),” ungkap Djaya Sukarno.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

 Komentar

 Terbaru

Video26 November 2022 19:24
VIDEO: Sejumlah Masjid Rusak, Warga Korban Gempa Cianjur Jumatan di Tengah Reruntuhan
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan pengungsi korban gempa Cianjur melaksanakan salat Jumat diantara reruntuhan bangunan. Warga melaksa...
Pendidikan26 November 2022 19:23
Finalis Academic Leader 2022, Rektor UNM Buktikan Sebagai Pemimpin Segudang Prestasi
SULSELSATU.com, JAKARTA – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Husain Syam, saat ini tengah mengikuti proses kegiatan Rektor Academic...
Video26 November 2022 17:40
VIDEO: Viral, Sekelompok Orang Rusak Banner Gereja Reformed Injili di Tenda Pengungsian Korban Gempa
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan sekelompok orang copot papan nama gereja Reformed Injili Indonesia untuk korban pengungsi gempa Cia...
News26 November 2022 16:14
Lewat Global IT Challengen (GITC) 2022, LG Berdayakan Generasi Muda Disabilitas
LG berdayakan anak muda disablitas...