Logo Sulselsatu

Respon Instruksi Danny Pomanto, Dinas PU Lakukan Pengerukan Sedimen di Saluran Sekunder

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 30 November 2022 19:11

Kepala Bagian (Kabid) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Drainase Nurhidayat Sukardin (dokumen: istimewa).
Kepala Bagian (Kabid) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Drainase Nurhidayat Sukardin (dokumen: istimewa).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memberi arahan Dinas Pekerja Umum (PU) untuk memaksimalkan kinerja dari satgas drainase. Mulai dari pengerukan sedimen hingga pembersihan drainase secara rutin untuk mencegah terjadinya penyumbatan.

“Jaga kinerja drainase agar maksimal,” ucap Danny Pomanto.

Di waktu yang berbeda, Kepala Bagian (Kabid) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Drainase Nurhidayat Sukardin menjelaskan bahwa meraka sudah merespon arahan Danny Pomanto.

Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, FK Unhas Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Anak Gratis

“Kami masih jalankan seperti apa yang telah ditugaskan kepada kami. Bidang PSDA memastikan saluran yang ada, kapasitas saluran drainase yang ada menjadi optimal, dengan melakukan pembangunan, rehabilitasi, dan termasuk pemeliharaan” ucapnya Hidayat Selasa, (29/11/2022)

Dia juga menjelaskan bahwa Satgas Drainase sedang melakukan pengerukan sedimen yang ada di saluran-saluran sekunder

“Sekarang personil satgas drainase ada di landak baru, perintis, dan sekitar Al Markaz juga ada. Ada lima rayon, 400 lebih personil saya di lapangan melakukan pengendalian sedimen, memastikan kapasitas drainase bisa bekerja dengan optimal, termasuk hari ini apa yang disampaikan masyarakat kita akan tindaklanjuti,” ucapnya.

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Tuan Rumah HUT Dekranas ke-46, Hadirkan 200 Booth Wastra dan Kriya

Hal tersebut dikerjakan karena Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan informasi peringatan dini cuaca buruk untuk wilayah Sulsel.

Sebelumnya, Kota Makassar dilanda banjir pada 18-20 November 2022 lalu. Akibatnya, warga setempat dievakuasi ke titik pengungsian untuk menghindari bahaya. Total pengungsi dari dua kecamatan, Biringkanaya-Manggala capai 965 orang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News13 Agustus 2026 11:21
PLTM Salu Noling 2×5 MW Kantongi SLO, Siap Menuju Operasi Komersial
Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 2x5 Megawatt (MW) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, resmi mengantongi Sertifika...
Otomotif13 Agustus 2026 11:04
Bukan Cuma Ganti Oli, Ini Panduan Servis Motor untuk Pengendara Wanita
Merawat sepeda motor tidak cukup hanya dengan mengganti oli mesin. Pengendara, termasuk wanita, perlu melakukan pemeriksaan berkala pada sejumlah komp...
Hukum13 Agustus 2026 08:24
Soal Kasus Bupati Gowa, Kuasa Hukum Khaerul Aco: Kebohongan Tak Bisa Ditutup-tutupi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim Kuasa Hukum Muhammad Khaerul Aco, Sangun Ragahdo, mendampingi kliennya dalam memenuhi undangan pemeriksaan penyid...
Bisnis12 Agustus 2026 20:49
Penjualan Kalla Toyota Tembus 12.558 Unit hingga Juli 2026
Penjualan Kalla Toyota mencapai 12.558 unit hingga Juli 2026. Angka tersebut tumbuh 11,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu....