Logo Sulselsatu

BPBD Kota Makassar Bentuk Balasar, Ketua RT Longwis Perpignan: Kami Apresiasi dan Senang Sekali

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 12 Desember 2022 19:39

Ketua RT 04 Lorong Wisata (Longwis) Perpignan Perumahan Nusa Harapan Permai (NHP) Blok E Alimuddin (dokumen: istimewa).
Ketua RT 04 Lorong Wisata (Longwis) Perpignan Perumahan Nusa Harapan Permai (NHP) Blok E Alimuddin (dokumen: istimewa).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar membentuk Barisan Relawan SAR (Balasar) di Longwis Perpignan, Perumahan Nusa Harapan Permai (NHP), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya.

Tujuannya untuk mensosialisasikan langkah-langkah apa yang harus dilakukan oleh warga ketika banjir maupun kebakaran. Serta memberikan informasi ke BPBD Kota Makassar jika terjadi bencana.

Ketua RT 04 Lorong Wisata (Longwis) Perpignan Perumahan Nusa Harapan Permai (NHP) Blok E Alimuddin mengaku senang dengan dibentuknya Barisan Relawan SAR (Balasar) di wilayahnya.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Bekali Karyawan Simulasi Penanggulangan Bencana dan Pertolongan Pertama

“Kami apresiasi dan senang sekali BPBD Makassar membentuk Balasar, kami pasti membutuhkan itu karena wilayah kami memang salah satu langganan banjir,” kata Alimuddin, Senin (12/12/2022).

Ali mengungkapkan, hampir tiap tahun wilayahnya dilanda banjir saat musim hujan tiba yaitu di bulan November dan Januari. Tinggi airnya pun mencapai satu meter.

“Di sini dua kali banjir, pertama bulan 11 kemarin dan biasanya bulan 1 tahun depan karena itu puncak hujan. Rata-rata tinggi airnya 70 cm hingga 1 meter,” ungkapnya.

Baca Juga : BPBD Kota Makassar Susun Strategi Mitigasi Bencana Alam Selama Pemilu 2024

Sehingga dengan adanya Balasar, ia mengaku akan memaksimalkan program tersebut termasuk rutin menggelar pelatihan tentang kesiagaan kemungkinan terjadinya bencana.

“Ke depan saya akan mengakomodir warga saya minimal ada pelatihan mengenai bahaya dan cara menanggulangi bencana khususnya bencana banjir,” tuturnya.

Selama ini jika banjir, Alimuddin mengaku warga mengungsi di Masjid Ummul Abdul Rahman Ashari yang merupakan titik posko warga Longwis Perpignan. Namun ia menuturkan saat ini rata-rata warga telah memiliki tempat khusus di rumahnya jika terjadi banjir.

Baca Juga : Angin Puting Beliung Rusak Dua Rumah di Kecamatan Manggala

“Rata-rata warga di sini baik rumah berlantai atau tidak, sudah ada bale-balenya yang mengukur ketinggian air, jadi mereka nginap di sana,” bebernya.

Kendati demikian, ia berharap pemerintah bisa memperbaiki saluran drainase yang ada di wilayahnya. Menurut dia, drainse yang dangkal salah satu penyebab lambannya air banjir surut.

“Tadi kita sudah minta ke BPBD Kota Makassar untuk perbaikan drainase. Kalau drainasenya sudah bagus, Insya Allah sirkulasi airnya yang biasanya 3 hari baru akan surut, kami yakin setelah diperabaiki sisa 1 hari air akan surut,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...