Logo Sulselsatu

BPBD Kota Makassar Bentuk Relawan SAR di Longwis Perpignan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 12 Desember 2022 19:24

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin (dokumen: istimewa).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin (dokumen: istimewa).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar membentuk Barisan Relawan SAR (Balasar) di Lorong Wisata (Longwis) Perpignan Perumahan Nusa Harapan Permai (NHP) Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan Balasar adalah perwakilan warga sebagai tim reaksi cepat (TRC) yang dibentuk di setiap kecamatan di Kota Makassar.

“Setiap kecamatan 30 orang. Fungsinya untuk memberikan informasi ke BPBD jika terjadi bencana di wilayah atau di kelurahan,” kata, Achmad Hendra Hakamuddin, Senin (12/12/2022).

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Bekali Karyawan Simulasi Penanggulangan Bencana dan Pertolongan Pertama

Selain itu, kata Hendra, Balasar juga bertugas mensosialisasikan langkah-langkah apa yang harus dilakukan oleh warga ketika terjadi bencana banjir maupun kebakaran.

“Jadi setiap kejadian darurat atau bencana teman-teman Balasar ini tahu apa yang harus mereka lakukan dan mereka juga dapat membimbing warga bagaimana mempersiapkan titik-titik tempat pengungsi dan termasuk mempersiapkan jalur evakuasi,” ujarnya.

Dijelaskan, wilayah Biringkanya sendiri merupakan salah satu wilayah yang sering terdampak bencana banjir. Tak terkecuali di Longwis Perpignan atau Taman Bermain Anak RT 04, RW02, Perumahan NHP Blok E, Kelurahan Katimbang.

Baca Juga : BPBD Kota Makassar Susun Strategi Mitigasi Bencana Alam Selama Pemilu 2024

Setiap tahun, wilayah tersebut ikut terkena bencana banjir hingga ketianggian 1 meter, sehingga BPBD Kota Makassar membentuk Balasar.

“Kita tau bahwa wilayah ini langganan banjir. Jadi hal yang pertama di lakukan BPBD Makassar adalah meningkatkan kemandirian warga,” ungkapnya.

Menurutnya, Balasar ini sangat penting dibentuk, sebab merekalah orang pertama yang turun ke lokasi jika terjadi bencana. Baik untuk menyelematkan warga maupun mendata semua kebutuhan korban bencana.

Baca Juga : Angin Puting Beliung Rusak Dua Rumah di Kecamatan Manggala

“Karena ketika terjadi bencana anggota kita (BPBD) tidak bisa langsung turun ke TKP dalam hitungan menit pasti ada persiapan jadi yang dibutuhkan adalah kemandirian warga apa yang harus dilakukan, apa yang harus disiapkan dan kemana mereka harus menyelamatkan diri jika terjadi banjir,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....