Logo Sulselsatu

Pastikan Kesiapan Petugas di Perayaan Nataru, Manajemen PLN UID Sulselrabar Kunjungi Posko Siaga

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 26 Desember 2022 09:44

Manajemen PLN UID Sulselrabar tinjau kesiapan tim (dokumen: istimewa)
Manajemen PLN UID Sulselrabar tinjau kesiapan tim (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Jajaran Manajemen PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar mengunjungi 18 posko siaga di Kota Makassar dan sekitarnya guna memastikan kesiapan petugas PLN dalam menjaga pasokan listrik pada perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

General Manager PLN UID Sulselrabar Moch. Andy Adchaminoerdin menyampaikan, di tengah cuaca buruk yang terjadi pada Bulan Desember 2022, PLN selalu siaga untuk menjaga keandalan pasokan listrik.

“Ditengah cuaca buruk, PLN berkomitmen untuk selalu siaga menjaga pasokan listrik ke pelanggan agar ibadah dan perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru berjalan dengan baik,” kata Andy.

Baca Juga : Sambut Kemerdekaan, PLN Beri Diskon Besar untuk Layanan Tambah Daya Listrik

Manajemen PLN UID Sulselrabar juga mengapresiasi kesiagaan petugas PLN di posko siaga.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kesiagaan petugas PLN di posko masing-masing, kami menginstruksikan agar seluruh petugas yang piket dapat melaksanakan tugas dengan baik serta menjaga keselamatan kerja sesuai SOP,” ujar Andy.

Sebagai informasi, PLN UID Sulselrabar sendiri sudah menyiapkan 71 posko Natal dan Tahun Baru beserta 2.234 personelnya yang bersiaga mulai tanggal 19 Desember 2022 – 4 Januari 2022 dalam cakupan Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.

Baca Juga : Semarak PLN Mobile Run 2025 Warnai Pagi Makassar, Fatmawati Rusdi Lepas Ribuan Pelari

Tidak hanya itu, PLN juga menyiagakan 67 Unit Gardu Bergerak (UGB), 34 Uninterruptible Power Supply (UPS),  dan 139 unit genset serta 410 Unit Kendaraan Pendukung dan Material cadangan gangguan dalam jumlah yang mencukupi.

Selain mengunjungi Posko Siaga, PLN juga memastikan Lima Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) beroperasi dengan baik, di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat, diantaranya :

1. SPKLU PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Selatan berkapasitas 50kW, di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan,

Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

2. SPKLU PLN ULP Mattoanging berkapasitas 25 kW + 7 kW, di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan,

3. SPKLU Kantor Gubernur Sulsel berkapasitas 50 kW, di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan,

4. SPKLU PLN UP3 Parepare berkapasitas 2×25 kW, di Kota Parepare Provinsi Sulawesi Selatan,

Baca Juga : PLN Tebarkan Sukacita Bersama Panti Asuhan Murni Makassar di Hari Raya Natal 2024

5. SPKLU PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) WuaWua berkapasitas 2×25 kW, di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...