Logo Sulselsatu

Mulai Tahun Ini, Kartu Prakerja Beri Pelatihan Tatap Muka

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 06 Januari 2023 11:01

Kartu prakerja akan lakukan pelatihan secara tatap muka (dokumen: istimewa)
Kartu prakerja akan lakukan pelatihan secara tatap muka (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com – Pemerintah akan menggelar pelatihan kartu prakerja secara tatap muka atau Luar Jaringan (Luring) pada beberapa wilayah di Indonesia mulai 2023. Pada tahap pertama, pelatihan secara tatap muka akan digelar di 10 provinsi.

“Pelatihan secara offline dilakukan secara bertahap di 10 provinsi dan ini pembukaan gelombang pertama dilakukan pada triwulan pertama di tahun 2023.

Tahap pertama dilakukan di beberapa daerah, meliputi DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Kalbar, Sumut, Sulsel, Bali NTT, dan Papua,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dikutip dari jawaposcom, Jumat, (6/1/2023).

Baca Juga : LinkUMKM, Platform Digital BRI Yang Telah Dimanfaatkan 12,9 Juta UMKM Untuk Naik Kelas

Airlangga menjelaskan, ada beberapa keterampilan yang akan digelar secara tatap muka, di antaranya pelatihan yang terkait dengan bisnis digital, bisnis sektor manufaktur, ekonomi kreatif, teknik, pertanian, dan jasa.

Selain itu, Pemerintah juga akan buat pelatihan secara tatap muka yang berkaitan dengan bisnis, seperti digital marketing, data spesialis, manajer logistik, surveyor, dan design grafis.

Lalu, sektor manufaktur terdiri dari manajer produksi operasi, ahli teknik industri produksi, inspektur keselamatan, kesehatan dan kualitas (K3), kemudian ahli kesehatan dan kebersihan lingkungan kerja.

Baca Juga : BRI Perkuat UMKM Indonesia Lewat SMEstaTalk, Siap Tembus Pasar Global

Selanjutnya, pelatihan offline di bidang ekonomi kreatif antara lain desain grafis, desain/layout/animator. Di bidang teknik, termasuk dalam teknisi jaringan dan sistem komputer serta operator powerplan.

“(Bidang) Pertanian yaitu skill farmer. Kemudian jasa, meliputi kurir pengantar paket, hospitality, house keeper. Itu adalah contoh-contoh yang akan dilakukan secara offline,” jelas Airlangga.

Selain itu ia juga mengatakan program pelatihan kartu prakerja yang akan digelar secara offline ini akan memakan waktu selama 15 jam. Artinya, lebih lama dibandingkan pada saat online yang minimal 6 jam.

Baca Juga : Cerita Klaster Pisang Cavendish di Pasuruan, dari Lahan Non Produktif Kini Jadi Lahan Usaha yang Terus Berkembang

Nantinya, setiap peserta akan mendapatkan dana prakerja sebesar Rp4,2 juta dengan rincian, yakni 3,5 juta untuk biaya pelatihan. Kemudian, Rp600 ribu untuk biaya pengganti transportasi yang dibayarkan sekali. Lalu Rp100.000 sebagai insentif survei yang akan dibayar dua kali.

Airlangga juga menegaskan, karena program kartu prakerja dilakukan secara normal atau tidak lagi bersifat semi bantuan sosial (bansos), maka masyarakat penerima jenis bantuan dari pemerintah, seperti bantuan subsidi upah (BSU), bantuan produktif usaha mikro (BPUM), dan program kelauarga harapan (PKH) diperbolehkan untuk mengikutinya.

“Karena tidak lagi bersifat semi bansos maka penerima bantuan seperti BSU, BPUM, dan PKH boleh jadi peserta kartu prakerja karena ini untuk re-training dan re-skilling, bukan bansos lagi,” tegasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...