SULSELSATU.COM, MAKASSAR – Pemkot Makassar tengah menggodok rancangan peraturan daerah (ranperda) investasi.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjelasakan, penggodokan ranperda investasi tersebut didasari oleh program strategis yang akan lelang tahun ini.
Untuk melancarkan lelang ini, diperlukan perda investasi yang bisa mengatur pemberian insentif demi meningkatkan daya tarik calon penyedia.
Baca Juga : MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
“Kami juga akan menawarkan kawasan reklamasi, kami juga akan menawarkan jalan tol lingkar, lanjutan dari jalan tol Pettarani. Maka tidak lengkap kalau kita tidak punya perda soal investasi,” kata Danny, Rabu (11/1/2023)
Dalam perda tersebut, akan mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memberikan peluang kerja sama dalam berinvestasi.
Karena belum ada perda investasi, pemkot hanya bisa memberikan potongan harga Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi calon penyedia.
Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
“Kalau ada perda investasi kita membuat insentif, sekarang tidak bisa insentif. Padahal mengundang investasi adalah insentif.”
“Palingan insentif sekarang seperti IMB-nya dikasih diskon. Tapi, kita bisa kasih insentif yang lain kalau ada perda investasi,” katanya.
(*)
Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar