Logo Sulselsatu

Faktor Kemiskinan, 1.400 di Makassar Anak Putus Sekolah

Hendra
Hendra

Senin, 16 Januari 2023 12:02

Ilustrasi. (Foto: Pixbay)
Ilustrasi. (Foto: Pixbay)

SULSELSATU.COM, MAKASSAR – Dinas Pendidikan Kota Makassar mencatat angka putus sekolah di daerah ini mencapai 1.400 anak.

Angka putus sekolah tersebut merupakan data per 2022.

Baca juga: Disdik Makassar Butuh Rp108,1 Miliar untuk Rehabilitasi Sekolah

Baca Juga : Appi Peringatkan Lurah di Makassar: Jangan Lebih Sibuk di Warkop daripada Layani Warga

“1.770 lebih itu yang didata sama laskar pelangi, yang didata itu anak putus sekolah dan anak tidak sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Muhyiddin.

Faktor kemiskinan juga menjadi alasan anak-anak tersebut sehingga tak bisa melanjutkan belajar secara formal.

Hal tersebut membuat Disdik Kota Makassar menyiapkan sebanyak 3000 beasiswa lorong di tahun ini.

Baca Juga : Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin. (Foto: Ist)

Jumlah tersebut bertambah, pada 2022 lalu hanya mencapai target 200 beasiswa.

Muhyiddin mengatakan, hal ini dilakukan untuk terus menekan angka anak putus sekolah.

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat

“Jadi jumlahnya ada 2.000 dari Pemkot, kemudian sebanyak 1.000 dari Baznas,” katanya.

Saat ini, Disdik masih melakukan pendataan jumlah siswa yang putus sekolah. Dibantu oleh lurah hingga RT/RW untuk melakukan penjajakan ke masyarakat.

Selain menggunakan APBD, beasiswa tersebut juga menggunakan dana CSR, upaya komunikasi ke perbankan hingga BUMN terus dilakukan.

Baca Juga : OPDIS SD Islam Athirah Makassar Audiensi Bersama Wali Kota, Dorong Pilah Sampah di Sekolah

“Tapi ini butuh data dulu, kalau ada dataku baru bisa saya kasih, memang kan tujuannya begitu,” ujarnya.

Kemudian pihaknya juga akan memediasi bagi siswa-siswi berprestasi namun kurang mampu, dengan mempertemukan mereka dengan bapak asuh yang bisa membimbing dan mengembangkan anak tersebut ke depannya.

Muhyiddin memastikan beasiswa ini akan tepat sasaran, verifikasi data-data yang masuk itu juga akan ditelaah satu persatu. “Supaya tidak asal masuk,” pungkasnya.

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...