SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar bakal jadi tuan rumah Indonesia GPR Award 2023. IGA diselenggarakan oleh lembaga Humas Indonesia.
Indonesia GPR Awards IGA (2023) merupakan ajang kompetisi apresiasi dan berbagai pengalaman bagi praktisi kehumasan pemerintah di lingkungan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi negeri, BUMN, anak usaha BUMD tentang praktik kehumasan.
CEO Humas Indonesia Asmono Wikan mengatakan, Kota Makassar ditunjuk karena dinilai sangat konsen dan peduli terhadap sistem kerja media dan kehumasan.
Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta
“Sejauh ini kami melihat pak Wali sangat menjalankan fungsi humas pada jalur yang positif. Dibandingkan dengan kepala daerah lain, masih banyak yang mengesampingkan kehumasan,” kata Asmono saat audiens dengan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Kamis (19/1/2023).
Padahal kehumasan pada suatu instansi sangat berperan penting bagi kesuksesan instansi tersebut.
Sementara itu, Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto menyatakan kesiapan Kota Makassar sebagai tuan rumah dalam kegiatan nasional ini.
Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal
“Kami siap. Terima kasih karena telah memilih Makassar. Kegiatan-kegiatan nasional seperti ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kota kami,” kata Danny.
Untuk kehumasan sendiri, Danny membentuk tim PPID pada setiap OPD.
Danny meminta instansi setiap hari ada lima berita kegiatan, dalam seminggu ada satu berita nasional dan dalam sebulan ada satu berita viral.
Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar
Cara tersebut salah satu bentuk bagaimana peran kehumasan dan pemberitaan dalam menyampaikan informasi utamanya pada program-program prioritas Pemerintah Kota Makassar.
“Humas dan media memiliki peran strategis dalam diseminasi informasi. Menyampaikan ke publik program dan kinerja pemerintah agar masyarakat paham apa saja yang telah dijalankan selama ini,” ujarnya.
Tulisan yang termuat dalam berita yang terbit dapat menjadi tolak ukur kinerja pemerintah.
Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar
“Ini fungsi pemberitaan yang sesungguhnya. Bagaimana kita menilai kinerja pemerintahan baik dari sisi kualitas pelayanan maupun kuantitas lewat berita yang disajikan di berbagai media, dari sini dapat diukur apakah fungsi pemerintahan telah berjalan sesuai relnya,” katanya.
(*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar