Logo Sulselsatu

Beautiful Malino Masuk Kalender KEN Kemenparekraf 2023, Pelaksanaan Kembali Dijadwalkan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 30 Januari 2023 20:02

Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni saat hadir di Kharisma Event Nusantara di Jakarta (dokumen: istimewa)
Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni saat hadir di Kharisma Event Nusantara di Jakarta (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, GOWA – Event Pariwisata Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Gowa Beautiful Malino masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI 2023.

Apresiasi ini diumumkan pada Launching KEN 2023 yang dihadiri langsung Menteri Parekraf RI Sandiaga Uno di Plaza Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu (28/1/2023) lalu. Dalam kesempatan tersebut hadir Wakil Bupati Gowa H Abd Rauf didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa Andi Tenriwati Tahri.

“Event Beautiful Malino berhasil masuk dalam 110 Kharisma Event Nusantara yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di 2023,” terang Wabup Gowa saat memimpin Coffee Morning Lingkup Pemkab Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (30/1/2023).

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

Kata Karaeng Kio sapaannya, masuknya Beautiful Malino dalam KEN Kemenparekraf 2023 akan berdampak baik bagi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gowa. Menurutnya, pariwisata Kabupaten Gowa akan semakin dikenal di tingkat nasional bahkan internasional.

“Tujuan dari KEN ini untuk memperkenalkan pariwisata di Indonesia yang tidak kalah dengan pariwisata di luar negeri. Potensi ini pun bisa meningkatkan perekonomian UMKM karena perputaran uang meningkat,” ungkapnya.

Abd Rauf berharap, ini bisa dipersiapkan dengan sebaik-baiknya mulai dari sekarang, sehingga nantinya pelaksanaan Beautiful Malino ini bisa terselenggara dengan baik dan pariwisata di Kabupaten Gowa semakin dikenal.

Baca Juga : RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Tidak Ada Korban Jiwa

“Misalnya bunga mulai dari sekarang tanam bunga. Pameran kuliner dipersiapkan, kita harus sama-sama mempersiapkan semuanya. Mudah-mudahan ini semakin dikenal sehingga bisa menarik wisatawan lokal, nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa Andi Tenriwati Tahri mengatakan, pelaksanaan Beautiful Malino tahun ini akan kembali digelar. Pelaksanaannya direncanakan akan berlangsung pada 14-17 Juli 2023 mendatang.

“Waktunya ini sesuai dengan jadwal pelaksanaan Beautiful Malino di tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.

Baca Juga : Hak Angket DPRD Gowa Resmi Bergulir, Ini Sejumlah Isu yang Disorot

Lanjutnya, dari 110 KEN di Indonesia, ada empat yang berhasil masuk di Sulawesi Selatan. Antara lain, Kabupaten Gowa yaitu Beautiful Malino, kemudian F8 di Kota Makassar, Toraja International Festival di Kabupaten Toraja dan Salo Karajae di Kota Pare-Pare.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video09 Juli 2026 22:01
VIDEO: KPK Resmi Tahan Mantan Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono
SULSELSATU.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma’ruf Cahyono, terkait kasus dugaan ...
Makassar09 Juli 2026 20:50
Back to School di NIPAH PARK, Ada Promo Sampai 70 Persen dan Aktivitas Edukatif
NIPAH PARK menghadirkan program Back to School untuk menyambut tahun ajaran baru 2026/2027....
Sulsel09 Juli 2026 20:35
OJK Sulselbar Edukasi Keluarga Nelayan Sinjai, Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Pesisir
Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar edukasi...
Video09 Juli 2026 19:55
VIDEO: Prabowo Singgung Mentalitas ‘Bangsa Kepiting’ yang Saling Menjatuhkan
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih adanya mentalitas saling menjatuhkan di tengah masyarakat Indonesia. Ia mengibaratkan...