Logo Sulselsatu

Ngeri, Pria Sikka Potong Alat Kelamin Usai Cabuli Bocah

Hendra
Hendra

Minggu, 12 Februari 2023 11:45

Ilustrasi. (Foto: iStock)
Ilustrasi. (Foto: iStock)

SULSELSATU.com, SIKKA – Yohannes Don Bosco, pria asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), nekat memotong alat kelaminnya sendiri pada Sabtu (11/2/2023). Pria 33 tahun itu terseret kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Dugaan percobaan bunuh diri dengan cara memotong alam kelamin tersebut dilakukan Yohannes di rumahnya di Dusun Hepang, Desa Nenbura, Kecamatan Doreng, Sikka.

Usai dipotong, Yohannes kemudian menyimpan alat kelamin tersebut di dalam toples.

Baca Juga : VIDEO: Detik-detik Aksi Percobaan Pencabulan Anak Berkebutuhan Khusus di Pesisir Selatan

Kapolsek Bola Iptu Muhamadong Said mengatakan, alat kelamin milik Yohanes yang terputus itu disimpan di dalam toples. Beberapa saat kemudian, Yohanes ambruk di kamar mandi dengan darah mengucur dari alat kelaminnya.

“Ya, habis dipotong mungkin disimpan di toples. Habis itu baru masuk di kamar mandi,” kata Muhamadong, Sabtu (11/2/2023) malam.

Posisi terakhir potongan alat kelamin milik Yohanes itu disimpan di rumahnya.

Baca Juga : Diduga Cabuli Santrinya, Oknum Pimpinan Ponpes Pinrang Dilapor Polisi

“Tadi ada di keluarganya, tetapi waktu anggota saya ke sana yang dilihat hanya baju sama parang, anggota cari-cari itu barang (potongan kelamin) tidak ketemu di situ ternyata itu yang punya itu mungkin waktu dia potong langsung dia simpan di toples,” ujar Muhamadong.

Muhamadong menyebut, Yohanes memotong alat kelaminnya persis pada pangkalnya. Aksi nekat itu dilakukan menggunakan parang.

“Yang terpotong dia punya kemaluan, tetapi dia punya biji masih ada,” ungkapnya.

Baca Juga : Menantu Biadab di Bulukumba, Ibu Mertua 70 Tahun Dicabuli

Yohanes yang sudah beristri ini nekat memotong alat kelaminnya diduga karena stres lantaran tersangkut kasus pencabulan anak di bawah umur. Polisi berencana menahan Yohanes terkait kasus pencabulan tersebut pada Senin (13/2/2023).

“Mungkin dia rasa bagaimana ya akhirnya dia buat seperti itu (potong alat kelamin). Pasti dengan kasus itu dia stress,” kata Muhammadong.

Menurut Muhamadong, korban pencabulan tersebut masih memiliki hubungan keluarga dengan Yohanes. Orang tua korban melaporkan Yohanes ke Polres Sikka beberapa hari lalu.

Baca Juga : Kasus Pencabulan Staf, Kadiskop Jeneponto Divonis 5 Bulan Penjara

“Masih keluarga, keponakan atau apa,” bebernya.

Saat ini, Yohannes dirawat di RSUD TC Hillers Maumere. Direktur RSUD TC Hillers dr Clara Y Francis mengungkapkan kondisi Yohanes saat ini sudah stabil. Rencananya Minggu (12/2/2023) dokter melakukan tindakan operasi pada kelamin Yohanes.

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...