Logo Sulselsatu

Teh Nipah Asal Sulsel Diekspor ke Korea Selatan, Nilainya Capai Rp600 Juta

Asrul
Asrul

Kamis, 23 Februari 2023 19:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – CV Coconut Internasional Indonesia (CII) melepas ekspor produk teh nipah ke Korea Selatan. Pelepasan digelar di kantor Bea Cukai Makassar, Kamis (23/2/2023).

Ekspor ini dilepas langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andhi Pramono, Direktur CII Asriyhani, Kepala Dinas Perdagangan Pemprov Sulsel Andi Arwin Azis, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulbagsel, Nugroho Wahyu Widodo, Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan Sufendy dan mantan Dirjen Bea dan Cukai, Permana Agung.

Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andhi Pramono mengatakan Sulawesi Selatan kaya akan sumber daya alam seperti nipah. Namun, oleh masyarakat belum dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

“Banyak di sungai seakan tidak bermanfaat. Di sungai Tello atau Rammang-rammang misalnya, banyak sekali itu,” kata Andhi.

Ia mengaku baru tahu jika nipah punya manfaat besar. Setelah investor asal Korea datang ke Sulsel mencari tumbuhan tersebut.

“Kita juga baru tahu setelah investor dari Korsel bilang ternyata teh anti aging terbaik itu nipah. Ini menyatakan bahwa Sulsel sangat kaya raya,” ujarnya.

Baca Juga : UMKM Binaan BI Sulsel OSP Farm Kembali Ekspor 10.2 Ton Kemiri ke Arab Saudi

Kata Andhi, pihaknya sangat konsen untuk mengawal UMKM bisa naik kelas. Tujuan utamanya adalah bagaimana memperkenalkan produk di Sulsel agar bisa ekspor.

Ia pun berharap agar UMKM lain di Sulsel selalu optimis dan semangat. Bea Cukai sendiri punya program ekspor assistance yang mengedukasi UMKM terkait ekspor.

“Karena UMKM hanya bisa ekspor kalau dia optimis. Bea cukai akan mempermudah dan melayani secara gratis,” ucapnya.

Baca Juga : Bank Sulselbar Bekali UMKM Go Global Lewat Workshop Orientasi Ekspor

Sementara, Direktur CII Asriyhani mengatakan sebanyak tujuh ton teh nipah yang diekspor ke Korea Selatan nilainya 49.000 dolar atau setara dengan Rp600 juta lebih.

Asriyhani mengatakan teh nipah ini sangat terkenal di Korea Selatan. Karena manfaatnya yang sangat besar.

Teh nipah dipercaya punya banyak khasiat. Selain untuk anti penuaan, juga dimanfaatkan oleh warga Korea untuk pengobatan tradisional.

Baca Juga : BIF 2025 Ulas Potensi Ekonomi Sulsel: Ekspor Menjanjikan Tapi Butuh Pengembangan

Manfaatnya bahkan lebih tinggi dari ginseng. Kandungannya juga sudah diuji lab oleh peneliti di Korea.

“Sudah diuji. Kandungannya lebih tinggi dari ginseng jadi sangat besar manfaatnya,” ungkapnya.

Selain Korea Selatan, CV CII juga akan menyasar pangsa pasar lainnya. Salah satunya adalah Amerika Serikat.

Baca Juga : Dampak Tarif Trump Turunkan Pendapatan Eskpor Luar Negeri Sulsel Hingga Rp535,24 Miliar

Kepala Dinas Perdagangan Sulsel Andi Arwin Azis yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan ekspor teh berbahan baku nipah ini sangat membanggakan.

ekspor teh nipah ini sangat membanggakan. Ini menunjukkan tumbuhan khas Sulsel bisa mendunia dan membuktikan ekspor kita terus melaju,” ujarnya.

Secara umum, ekspor di Sulawesi Selatan pada bulan Januari 2023 mengalami peningkatan sebesar 6,69 persen, jika dibandingkan dengan bulan Januari 2022.

Tumbuhnya ekspor ini tidak terlepas dari adanya koordinasi dan sinergitas yang sangat baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Instansi terkait, BUMN, asosiasi, pelaku UMKM dan perbankan.

“Di samping itu, adanya motivasi dan semangat yang begitu besar para pelaku usaha ekspor termasuk UMKM untuk terus bersama-sama membangkitkan perekonomian Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....