SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim, Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan standarisasi marine untuk 37 pelabuhan dengan target prioritas tujuh pelabuhan di tahun ini.
Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) merupakan bagian dari Pelindo Group melakukan berbagai upaya peningkatan kinerja yang dapat langsung dirasakan oleh pemakai jasa.
Standarisasi marine merupakan komitmen SPJM dalam mendukung Standarisasi Operasi Marine, Equipment, dan Port Services (MEPS) untuk service excelent khususnya dalam bidang marine.
Baca Juga : Pelindo Perkuat Kepemimpinan General Manager Regional 4 Lewat Upskilling Program
Sekretaris Perusahaan SPJM Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar mengatakan, pelayanan adalah prioritas perusahaan.
“Hal-hal penting yang menjadi hightlight dalam standarisasi ini merupakan pengembangan kapasitas crewing kapal karena perannya sangat signifikan dalam mendukung layanan kepada pemakai jasa,” jelas Tubagus, Selasa, (6/6/2023).
Service excelent merupakan inisiasi perusahaan untuk menjadi semakin baik dari sisi internal khususnya bidang marine di 37 pelabuhan. Pada 2023 ini, secara bertahap cabang yang menjadi prioritas utama pelaksanaan standarisasi marine adalah Belawan, Tanjung Priok, Makassar, Balikpapan, Ambon, dan Cabang Sorong.
Baca Juga : Pelindo Regional 4 Perkuat Kolaborasi Karyawan Lewat Program Break The Silo
Beberapa waktu lalu, perusahaan telah membuat serangkaian upaya untuk peningkatan kompetensi awak kapal di Cabang Makassar dan Cabang Tanjung Perak dan berikutnya akan dilakukan kegiatan serupa di Cabang Balikpapan, Ambon, Sorong, dan Cabang Tanjung Priok.
Saat ini, seri kedua Workshop Awak Kapal digelar di Balikpapan pada Senin (5/6/2023). Sebelumnya telah dilaksanakan di Surabaya pada Mei lalu.
Patrick menambahkan, selain menggenjot pencapaian target di tahun ini, Perusahaan selalu berusaha untuk memastikan level pelayanan yang diterima pelanggan dalam kondisi terbaik.
Baca Juga : Laba Bersih Pelindo Jasa Maritim Semester I 2026 Melonjak, Lampaui Target 44 Persen
“Pelayanan ini dengan memastikan seluruh sarana dan prasarana lingkup SPJM Group dalam kondisi siap untuk mendukung seluruh kegiatan pelabuhan kelolaan Pelindo se-Indonesia,” kata Tubagus Patrick.
Selain sisi SDM awak kapal, SPJM juga melaksanakan arahan Pelindo selaku Holding untuk menempatkan aspek Keselamatan dan Kesehatan, dan tanpa kompromi.
“Basic Health, Safety, Security, And Environmental (HSSE) Marine adalah materi untuk pemenuhan Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lingkungan (K3L) di lingkup SPJM,” tutur Patrick.
Baca Juga : Pelindo Regional 4 Luncurkan Program Mengaji untuk Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
Pengenalan dan sosialisasi job desk dan sejauh mana tingkat kesadaran awak kapal terhadap keselamatan kapal digenjot melalui drill yang dilaksanakan secara rutin. Selain itu workshop juga menyajikan dan menyosialisasikan kembali implementasi praktik keselamatan dan keamanan dalam pelayanan penundaan kapal.
“Agar kesadaran tentang K3 ini mendarah daging dan menjadi nafas bagi setiap awak kapal dalam menjalankan tugas mereka. Keluarga tentu sangat mendambakan orang-orang yang mereka cintai pulang dengan selamat, itu yang ingin kami penuhi di perusahaan ini,” ujar Patrick.
Asisten Operation Manager Serasi Shipping Indonesia Ade Oktavian Gunadi yang berkegiatan di Bontang Kalimantan Timur mengatakan, Pelindo Jasa Maritim telah memberikan layanan yang sangat baik. Tidak ada komplain dalam pemanduan dan tidak ada delay.
Baca Juga : Pelindo Marine Perkuat Efisiensi Logistik dengan Pengiriman QCC dan RTG Baru
“Kami bersyukur Pelindo Jasa Maritim sudah bekerja sangat baik dan selalu memperhatikan sisi keselamatan dan keamanan. Kami berharap SPJM terus menjaga layanannya dan senantiasa mengutamakan keselamatan pelayanan,” kata Ade.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar