Logo Sulselsatu

Terungkap! Tallasa City Sebut Banyak Investor Tarik Diri Bila Proyek PSEL di Tamalanrea

Asrul
Asrul

Kamis, 13 Juli 2023 18:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komunitas Pa’kopi Makassar menggelar dialog publik bertajuk “Masyarakat Tamalanrea Tegas Menolak Rencana Pembangunan PSEL” di Kafe Ardan Masogi Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (13/7/2023).

Hadir sebagai narassumber, diantaranya Arief Wicaksono Pengamat Sosial dan Politik, Pengelola Kawasan Bisnis Tallasa City Bambang Surantoyo, Tokoh Masyarakat Abdul Hamid, Ardiansyah Rajjako mantan Ketua HMI Cabang Cagora dan Moderator Syamsul Bahri Majjaga.

Untuk diketahui proyek PSEL atau Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik ini telah melakukan seleksi lahan pembangunan oleh tim Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siap Jalankan PSEL, Wali Kota Munafri: Kami Bergerak Cepat

Ada 3 opsi rencana penempatan PSEL diantaranya, yaitu Lokasi 1 Kelurahan Tamangapa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, Kecamatan Manggala, Lokasi 2 Jl Kapasa Raya, Kecamatan Biringkanaya, dan Lokasi 3 Kompleks Grand Enterno Jl Ir Sutami, Kecamatan, Tamalanrea, Kota Makassar.

Pada kesempatan itu, Arief mengatakan seharusnya seluruh kebijakan publik yang dikeluarkan oleh pemerintah seharusnya mendahulukan kepentingan publik.

“Menurut saya proyek PSEL ini kajiannya harus lebih matang lagi, karena masyarakat tidak mendapatkan informasi yang cukup dari pemerintah seperti apa dampak sosial, ekonomi bahkan politiknya,” jelas Arief.

Baca Juga : DLH Makassar Perkuat Penanganan Persampahan dari Hulu ke Hilir

Lebih jauh akademisi Unibos itu menyampaikan proyek PSEL akan membuat yang kaya semakin kaya, sementara masyarakat terdampak tidak merndapatkan keuntungan apa-apa selain berbagai persoalan yang akan dihadapi.

“Infonya pemenang tender PSEL adalah perusahaan asal Cina, tentu seluruh keuntungannya akan dibawa kesana, masyarakat hanya akan mendapatkan sedikit dari CSR perusahaan,” ungkap Arief.

Sementara itu, Bambang Surantoyo Perwakilan Tallasa City secara lugas menyampaikan bahwa pihaknya akan merasakan langsung dampak dari proyek PSEL bila diputuskan lokasinya di Kecamatan Tamalanrea.

Baca Juga : Nilai Investasi PSEL Kota Makassar Naik Hingga Rp3,1 Triliun

“Kami mengucapkan terima kasih ke Pemerintah Kota karena sudah mau menghadirkan program ini, tentu sangat baik dalam mengatasi persoalan sampah. Tetapi, kami memohon dengan kerendahan hati agar lokasinya bisa ditinjau ulang,” ujar Bambang.

“Keberadaan PSEL ini akan berdampak langsung kepada kami, karena wilayahnya berbatasan langsung dengan kawasan Tallasa City, selain dampak sosial, tentu juga akan ada dampak finansial dan investasi bagi kami. Akan banyak investor yang sudah MoU dengan kami akan berpikir ulang bila PSEL jadi dipusatkan di Tamalanrea,” sambungnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...