Logo Sulselsatu

Nasi Dingin Ternyata Sangat Baik Bagi Penderita Diabetes

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 03 Agustus 2023 16:37

Nasi dingan sangat baik bagi penderita diabetes (Foto: Internet)
Nasi dingan sangat baik bagi penderita diabetes (Foto: Internet)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Nasi merupakan makanan pokok dan wajib bagi kebanyakan penduduk Indonesia. Nasi kerap disajikan dengan berbagai hidangan lauk yang dapat menambah selera makan.

Karbohidrat dalam nasi sangat berperan penting untuk memberikan energi kepada tubuh agar kuat menjalani aktifitas keseharian.

Tapi, perlu diketahui bahwa makan nasi panas atau nasi dingin dapat mempengaruhi kesehatan tubuh.

Baca Juga : Memanfaatkan Jeruk Nipis untuk Kecantikan, Ternyata Ini Khasiatnya

Nasi yang didinginkan selama 24 jam lalu dihangatkan ulang memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan dengan nasi yang baru matang. Indeks Glikemik yang lebih rendah bagus bagi orang yang ingin mengontrol gula darah.

Indeks Glikemik (IG) adalah suatu ukuran yang digunakan untuk mengindikasikan seberapa cepat karbohidrat yang terdapat dalam makanan dapat diubah menjadi gula oleh tubuh manusia.

Dilansir Molanews, Kamis (3/8/2023), Dokter Spesiali Gizi Klinis Rumah Sakit Siloam Marya Warascesaria mengatakan, jika menghitung kandungan kalorinya, nasi putih mempunyai kandungan yang sama baik itu panas ataupun dingin.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Penyambung Nafas Ekonomi Keluarga

“Kandungan kalori yang ada pada nasi baik panas ataupun dingin yaitu 175 kkal/gram,” ucap Marya.

Indeks glikemik mengukur sejauh mana makanan tersebut mempengaruhi gula darah. Sedangkan muatan glikemik adalah seberapa cepat makanan meningkatkan gula darah atau glukosa.

Kandungan yang ada pada nasi panas memiliki tingkat hidrasi yang lebih baik, sehingga molekul yang ada lebih mudah terurai dan diserap oleh tubuh sehingga menjadi glukosa dalam darah.

Baca Juga : Tahu Apa Itu Asuransi Perjalanan? Ini Maksud dan Manfaatnya

Sedangkan nasi dingin mengandung pati resisten. Yaitu, serat yang tidak bisa dicerna oleh tubuh dan tidak meningkatkan kadar gula darah.

Penelitian itu juga menunjukkan nasi yang didiamkan selama 24 jam sebelum dipanaskan kembali pada hari berikutnya jauh lebih baik daripada yang baru matang.

Disarankan bagi penderita diabetes untuk mengubah kebiasaan memakan nasi panas yang baru matang dengan nasi dingin.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....