Logo Sulselsatu

Wawali Fatmawati Rusdi Rutin Grebek Stunting Percepat Penurunan Angka Stunting

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 20 Agustus 2023 19:07

Wawali Kota Makassar Fatmawati Rusdi grebek stunting di Kecamatan Biringkanaya (Foto: Istimewa)
Wawali Kota Makassar Fatmawati Rusdi grebek stunting di Kecamatan Biringkanaya (Foto: Istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar Fatmawati Rusdi kembali melakukan grebek stunting di dua puskesmas di Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (19/8/2023).

Grebek stunting telah menjadi agenda rutin dari Wakil Wali Kota Makassar di setiap akhir pekan. Ini adalah bentuk komitmen dan keseriusan mempercepat penurunan angka stunting di Kota Makassar.

“Grebek stunting dilakukan setiap akhir pekan. Kali ini ke Puskesmas Sudiang dan Puskesmas Bulurokeng di Kecamatan Biringkanaya sekaligus memberikan makanan tambahan bagi anak stunting,” tutur Fatmawati Rusdi.

Baca Juga : Kualitas Udara di Makassar Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Komitmen bersama untuk mempercepat penurunan angka stunting karena kesadaran bersama. Masa depan bangsa ini ada di tangan anak cucu.

Sehingga kata Fatmaeati, menjadi tugas bersama untuk menyehatkan mereka, kemudian mencerdaskannya. Demikian disampaikan Fatmawati Rusdi dihadapan ibu-ibu yang memiliki anak bayi dan balita.

“Berbagai upaya kita lakukan, namun apapun program dari pemerintah, jika orang tua kurang perhatian tidak akan berhasil,” tekannya lagi.

Baca Juga : Makassar Leadership Summit 2026, Kepemimpinan Harus Berdampak bagi Lingkungan dan Masyarakat

Kepala Puskesmas Sudiang dr H Anwar Umar menyampaikan, untuk wilayah kerja di Puskesmas Sudiang hingga saat ini telah terjadi penurunan stunting sebesar 10 persen, dan akan terus dilakukan upaya percepatan-percepatan.

Sementara itu untuk wilayah Puskesmas Bulurokeng yang mencakup dua kelurahan yakni Kelurahan Bulurokeng dan Untia punya 22 anak stunting. Turun dari yang sebelumnya 30 anak.

Pada kedua puskesmas ini, tidak ditemukan anak yang mengalami gizi buruk. Namun, terdeteksi memiliki berat badan rendah ataupun tumbuh kembang yang tidak sesuai dengan usia.

Baca Juga : Makassar Leadership Summit 2026 Fokus Bahas AI, Transformasi dan Sustainability

“Beberapa anak mengalami berat badan rendah saat lahir, sehingga program percepatan penurunan stunting diberikan bukan hanya kepada ibu-ibu yang telah memiliki bayi/balita, namun juga diberikan sejak dini kepada para remaja calon ibu, saat mengandung, hingga 1.000 hari kelahiran,” tutur Kepala Puskesmas Bulurokeng dr Ansi Nirman Hauritama.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...