Logo Sulselsatu

Wawali Fatmawati Rusdi Rutin Grebek Stunting Percepat Penurunan Angka Stunting

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 20 Agustus 2023 19:07

Wawali Kota Makassar Fatmawati Rusdi grebek stunting di Kecamatan Biringkanaya (Foto: Istimewa)
Wawali Kota Makassar Fatmawati Rusdi grebek stunting di Kecamatan Biringkanaya (Foto: Istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar Fatmawati Rusdi kembali melakukan grebek stunting di dua puskesmas di Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (19/8/2023).

Grebek stunting telah menjadi agenda rutin dari Wakil Wali Kota Makassar di setiap akhir pekan. Ini adalah bentuk komitmen dan keseriusan mempercepat penurunan angka stunting di Kota Makassar.

“Grebek stunting dilakukan setiap akhir pekan. Kali ini ke Puskesmas Sudiang dan Puskesmas Bulurokeng di Kecamatan Biringkanaya sekaligus memberikan makanan tambahan bagi anak stunting,” tutur Fatmawati Rusdi.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, Jangkau 5.000 Keluarga Berisiko

Komitmen bersama untuk mempercepat penurunan angka stunting karena kesadaran bersama. Masa depan bangsa ini ada di tangan anak cucu.

Sehingga kata Fatmaeati, menjadi tugas bersama untuk menyehatkan mereka, kemudian mencerdaskannya. Demikian disampaikan Fatmawati Rusdi dihadapan ibu-ibu yang memiliki anak bayi dan balita.

“Berbagai upaya kita lakukan, namun apapun program dari pemerintah, jika orang tua kurang perhatian tidak akan berhasil,” tekannya lagi.

Baca Juga : Komitmen Tekan Stunting, Bupati Gowa Ajak Lintas Sektor Sosialisasi Cegah Kawin Anak

Kepala Puskesmas Sudiang dr H Anwar Umar menyampaikan, untuk wilayah kerja di Puskesmas Sudiang hingga saat ini telah terjadi penurunan stunting sebesar 10 persen, dan akan terus dilakukan upaya percepatan-percepatan.

Sementara itu untuk wilayah Puskesmas Bulurokeng yang mencakup dua kelurahan yakni Kelurahan Bulurokeng dan Untia punya 22 anak stunting. Turun dari yang sebelumnya 30 anak.

Pada kedua puskesmas ini, tidak ditemukan anak yang mengalami gizi buruk. Namun, terdeteksi memiliki berat badan rendah ataupun tumbuh kembang yang tidak sesuai dengan usia.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

“Beberapa anak mengalami berat badan rendah saat lahir, sehingga program percepatan penurunan stunting diberikan bukan hanya kepada ibu-ibu yang telah memiliki bayi/balita, namun juga diberikan sejak dini kepada para remaja calon ibu, saat mengandung, hingga 1.000 hari kelahiran,” tutur Kepala Puskesmas Bulurokeng dr Ansi Nirman Hauritama.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum20 April 2026 23:26
Putra Bupati Jeneponto Dipolisikan Usai Diduga Aniaya Pacarnya di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Putra Bupati Jeneponto berinisial RP (21) dilaporkan ke polisi usai diduga menganiaya pacarnya berinisial ND di Kota ...
Video20 April 2026 23:12
VIDEO: Anggota DPR Usulkan Panja Benih Lobster Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
SULSELSATU.com – Anggota Komisi IV DPR RI Melati mengusulkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) terkait pengelolaan Benih Bening Lobster (BBL) . ...
Makassar20 April 2026 22:11
Perumda Makassar Gandeng ESDM Sulsel Amankan Pasokan Air di Tengah Ancaman El-Nino
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar rapat koordinasi strategis bersama Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi ...
Video20 April 2026 22:04
VIDEO: Prabowo Libatkan Dosen dalam Proyek Giant Sea Wall, Perkuat Riset Nasional
SULSELSATU.com – Mendikti Saintek Brian Yuliarto menemui Presiden RI Prabowo Subianto. Pertemuan berlangsung dalam rapat terbatas di Istana Kepr...