SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi menyambangi langsung kediaman anak yang menderita gizi buruk di Jalan Manggala Dalam III, Kecamatan Manggala, Sabtu (23/9/2023).
Fatmawati didampingi Kepala Dinas PPKB Makassar Syahruddin, Kepala Puskesmas Perumnas Antang drg Sulpiah dan beberapa pengurus pokja di bidang kesehatan.
Bayi tersebut adalah Hasan (2 tahun) mengalami gizi buruk, dipicu adanya penyakit infeksi paru-paru setelah melakukan rontgen di RS Hermina.
Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, FK Unhas Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Anak Gratis
Itu sebabnya, berat dan tinggi badan anak seusianya tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Dimana berat badan hasan hanya berkisar 7 Kg.
Kondisi makin memprihatinkan ketika Hasan baru saja keluar RS dan di opname menyebabkan berat badannya semakin menurun.
Dengan sigap, Fatmawati Rusdi meminta dinas terkait untuk merawat bayi tersebut di RSUD Daya hingga kondisinya pulih dan membaik tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun.
Baca Juga : Makassar Siap Jadi Tuan Rumah HUT Dekranas ke-46, Hadirkan 200 Booth Wastra dan Kriya
Tak hanya itu, ia meminta Kepala Puskesmas Perumnas Antang untuk lebih ketat memantau dan mendampingi Hasan mulai dari pengobatan hingga hasil perkembangannya.
“Kapus tolong buat rujukan ke RSUD Daya. Kita punya DSA disana, pokoknya dampingi dan laporkan perkembangannya. Ini harus kita sentuh langsung,” sebut Fatmawati.
Selain melihat kondisi secara langsung, Fatmawati Rusdi juga memberikan bantuan gizi tambahan seperti telur, vitamin dan sembako agar Hasan berangsur-angsur pulih.
Baca Juga : 200 Golfer Ikut Turnamen Padivalley Golf Club, Perebutkan Hadiah Rumah dan Mobil MG
Fatmawati makin prihatin pasalnya, kakak Hasan yang kedua meninggal dengan penyakit yang sama pada saat kisaran umur 1 tahun.
“Yang begini-begini kita harus tangani cepat. Pendamping keluarga harus gercep cari tahu dan mendampingi, laporkan kita sama-sama berkordinasi dan menangani. Agar anak-anak kita semua tumbuh sehat dan bahagia,” harap Fatmawati Rusdi.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar