Logo Sulselsatu

Thunusea Media Oceana Kolaborasi Pemprov Sulsel, Perkuat Rantai Pasok Ekspor Hasil Laut

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 04 Oktober 2023 20:54

Penandatanganan kerja sama PT Thunusea Media Oceana dengan Pemprov Sulsel terkait pengembangan dan penguatan bisnis hasil laut. Foto: Sri Wahyu Diastuti/Sulselsatu.com
Penandatanganan kerja sama PT Thunusea Media Oceana dengan Pemprov Sulsel terkait pengembangan dan penguatan bisnis hasil laut. Foto: Sri Wahyu Diastuti/Sulselsatu.com

SULSELSATU.com, MAROS – PT Thunusea Media Oceana menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulsel dalam pengembangan dan penguatan rantai pasok hasil laut.

Penandatanganan kerja sama dilakukan di ruangan VIP Terminal Lama Bandara Sultan Hasanuddin Kabupaten Maros, Rabu (4/10/2023). Penandatanganan juga disaksikan 15 perwakilan kabupaten/kota di Sulsel.

Kerja sama keduanya untuk ketersediaan hasil laut khususnya untuk ikan tangkap dalam memenuhi target ekspor.

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

Pejabat Direktur Utama PT Thunusea Media Oceana Dwi Indarmani mengatakan, melalui kerja sama ini, Thunusea bertugas untuk eksplorasi, penguatan dan pengelolaan serta penguatan bisnis hasil laut.

Thunusea Media Oceana itu sebagai katalisator, yaitu untuk mempercepat kebutuhan stok bagi pemerintah. Thunusea memiliki target menyiapkan ketersediaan stok persiapan ekspor,” kata Dwi Indarmani.

Selain kolaborasi bersama Pemprov Sulsel, PT Thunusea Media Oceana dalam tahap pertama ini akan bekerja sama dengan lima kabupaten daerah pesisi di Sulsel.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Lima kabupaten tersebut adalah Bulukumba, Sinjai, Barru, Bantaeng, dan Takalar.

Ke depannya, Thunusea akan mengembangkan kerja sama dari hulu sampai hilir. “Mulai dari nelayan, pengepul, serta fasilitas penyimpanan dan transportasi untuk ekspor,” tambah Indarmani.

Indarmani menjelaskan, PT Thunusea Media Oceana mengumpulkan hasil laut hingga 800 ton per bulan.

Baca Juga : UMKM Binaan BI Sulsel OSP Farm Kembali Ekspor 10.2 Ton Kemiri ke Arab Saudi

“800 ton ini adalah potensi yang bisa dilakukan,” ujar Indarmadi kepada Sulselsatu.com.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....