Logo Sulselsatu

Miliki Cita Rasa yang Khas, Kopi Latimojong Harus Dikembangkan

Asrul
Asrul

Senin, 06 November 2023 10:24

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, LUWU – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin dan Bupati Luwu Basmin Mattayang, melakukan kunjungan ke Kelurahan Larompong, Kecamatan Larompong, Minggu, 5 November 2023. Mereka ngopi bareng bersama warga, termasuk melihat produksi pertanian warga.

Salah satunya, produk dari Luwu yaitu Solaku Coffee Roastery, dengan kopi khas arabica Latimojong. Ditanam diketinggian 3.445 mdpl menuju puncak Rante Mario yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Sulawesi. Beriklim sejuk sepanjang tahun. Kopi Latimojong mulai dikenal pecinta kopi Nusantara sekitar 6 tahun terakhir.

Kopi yang diproduksi Solaku yang langsung diproses setelah dipetik di hari yang sama, difermentasi, kemudian dikeringkan di tempat khusus, lalu selama 30 hari diistirahatkan.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Cita rasa arabika tipika Latimojong ini rasa naturalnya, flora sweetness, caramel dan rempah,” kata CEO CV Abe Setia Perkasa, Ambo Ewa.

“Alhamdulillah kita tampilkan produk lokal dengan arabika Latimojong, ini kami juga dibina oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel. Terima kasih atas bantuannya,” sebutnya.

Bupati Luwu, Basmin Mattayang menjelaskan, kopi tersebut cukup diminati. “Kopi di sini luar biasa sekali. Saya sudah keliling dengan yang punya usaha. Kami sampai ke Tangerang, cukup diminati. Kita ingin kopi ke depan jadi produk lokal Sulsel, Luwu pada khususnya terkenal di dunia,” jelasnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Sementara, Pj Gubernur menyebutkan, kopi Latimojong khas Luwu perlu dikembangkan.

“Kalau ini bagi investor kopi ini boleh datang ke sini investasi. Ini potensinya luar biasa besar. Dan ini rasanya nikmat dan enak,” ucapnya.

Selain kopi, ia melihat potensi lainnya yaitu cengkeh dan kemiri.

Baca Juga : VIDEO: Bentrokan Antar Pemuda di Luwu, Dua Kios Terbakar dan Empat Warga Luka

“Saya lihat juga komoditi unggulan masyarakat Luwu yang ada sejak dulu itu cengkeh. Kita lihat di pinggir jalan (dijemur). Ini luar biasa memang ini kabupaten mandiri yang menghidupi dirinya sendiri,” ujarnya.

“Kemiri yang dari sini sudah diekspor, makanya kita harus pikir keberlanjutannya supaya petani itu dapat jumlah banyak,” imbuhnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....